Mulai Saja

Jumat, 27 November 2020

Bacaan : 1 Samuel 17 : 31-37

… Kata Saul kepada Daud: “Pergilah! TUHAN menyertai engkau.” (1 Samuel 17:37b)

Saya kira hal terberat dalam menulis ialah halaman yang kosong. Atau layar komputer. Dikatakan bahwa menjadi penulis itu berarti mempunyai PR setiap hari sepanjang sisa hidup Anda. Anda ingat perasaan itu, bukan? Ketika ada tugas paper yang harus Anda tulis atau tugas yang harus Anda serahkan dan Anda tahu Anda bisa melakukannya kalau saja Anda bisa. Mulai. Melangkah.

Memang berat untuk memulai, entah itu dalam menulis buku, menjalani pelatihan, atau impian apapun yang Anda miliki. Untuk memulai perjalanan menuju hal itu—saya tidak tahu apakah ‘itu’ bagi Anda—bukanlah perjalanan menuju keberanian. Momen di mana Anda mengambil langkah pertama, momen ketika Anda memulai, sedikit benih keberanian, sesuatu yang saya yakin sudah tertanam dalam diri Anda saat ini, akan mulai bertunas dalam hati Anda. Anda tidak melangkah keluar untuk menemukan keberanian. Itu ada di dalam Anda, sedang bertumbuh, dan selalu bersama Anda ketika Anda berjalan dan berkata ‘ya’ kepada hal-hal yang tampaknya menakutkan.

Benih-benih keberanian yang kecil itu telah tumbuh dalam hati Anda selama berminggu-minggu, mungkin bertahun-tahun. Dan pada titik tertentu hati Anda mulai berdetak dengan irama yang berbeda, dan sekarang di sinilah Anda, siap untuk mengambil langkah awal yang berani.

Momen di mana Anda mengambil langkah pertama, momen ketika Anda memulai, sedikit benih keberanian mulai bertunas dalam hati Anda.

Anda hanya harus memulainya, Kawan. Apakah yang berbisik dalam suara hati Anda? Mungkin bagi Anda hal itu adalah menuliskan sebuah catatan. Menyanyikan sebuah lagu. Menelepon seseorang. Memulai percakapan. Menyusun sebuah cerita. Menulis selembar cek. Memesan tiket perjalanan. Mengirim email. Pergi berkencan. Membaca buku. Mendaftar sesuatu.

Saya mencoba menuliskan daftar sebanyak mungkin, tetapi Anda lebih tahu apa yang Tuhan sedang kerjakan dalam hidup Anda, lebih dari yang saya tahu. Inilah saatnya berdiam di hadirat Tuhan dan bertanya kepadaNya seperti apakah kehidupan yang berani yang harus Anda jalani hari ini.

Mulai saja.

JADILAH BERANI : Langkah keberanian apakah yang harus Anda ambil yang akan menolong Anda untuk memulai sesuatu hari ini?

From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top