Mencari Keberanian

Kamis, 26 November 2020

Bacaan : Kisah Para Rasul 4 : 1-22

Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus. (Kisah Para Rasul 4:13)

Setiap hari saya selalu mendengar kisah tentang keberanian. (Bukan hal yang jelek, sejujurnya).

Orang-orang yang luar biasa mengirim saya email, chat/DM, atau menandai saya di postingan mereka tentang kisah keberanian mereka. Dan ketika saya bepergian keliling negeri dan berbicara ke berbagai kelompok, Anda tidak dapat membayangkan berapa banyak kisah keberanian yang saya dengar.

Setiap saat saya berpikir, Wow, saya harap semua orang bisa mendengar hal ini!

Ada sesuatu yang sangat kuat mengenai memunculkan keberanian—dalam hidup Anda, dalam hidup orang-orang yang Anda kasihi, dalam bentuk seni yang Anda lihat, baca atau dengar. Ketika kita melihat keberanian di dunia ini, kita jadi terinspirasi, bukan? Saya pikir itulah sebabnya mengapa kita tidak hanya perlu membagikan keberanian kita, tetapi kita perlu secara aktif mencarinya juga. Saya tahu Anda mempunyai teman-teman, seperti saya, yang menjadi lebih berani dari yang mereka tahu sebelumnya dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Apakah Anda melihat keberanian ketika Anda melihat ke sekeliling Anda? Dalam wajah yang Anda lihat di cermin seperti halnya dalam wajah-wajah yang Anda lihat ketika Anda berkumpul bersama teman-teman Anda?

Siapakah yang menunjukkan keberanian? Adakah seseorang yang sedang memerangi suatu penyakit? Seorang yang bertindak meskipun merasa takut? Atau mengejar impiannya?

Ketika kita melihat keberanian di dunia ini, kita jadi terinspirasi, bukan? 

Kapankah Anda melihat momen-momen keberanian dalam keluarga Anda? Dalam hidup Anda sendiri? Dalam hidup teman-teman Anda?

Apakah Anda membaca sesuatu yang terdengar berani? Apakah Anda menonton sebuah film yang mengingatkan Anda tentang sesuatu yang berani? Keberanian itu ada dalam seni sepanjang masa. (Dan saya bukan hanya bicara tentang film Braveheart, meskipun saya sangat menyukai Skotlandia dan memang film ini sungguh menginspirasi dalam berbagai hal). Kadang-kadang saya mencari film atau buku yang sesuai dengan tema yang sedang saya gumulkan. Akhir-akhir ini, ketika saya mulai membangun hubungan dengan seorang pria yang tinggal di kota yang berbeda, saya membaca buku tentang pasangan yang berhasil bertahan dalam hubungan jarak jauh (LDR). Saya membutuhkan keberanian mereka untuk mengingatkan saya untuk juga menjadi berani. (Sekalipun cerita itu cuma fiksi dan—hubungan saya akhirnya putus).

Saya kira jika Anda mendengar kisah orang lain, itu akan terdengar seperti kisah Anda, dan Anda akan menyadari bahwa Anda lebih berani dari penghargaan yang telah Anda berikan untuk diri Anda sendiri. Dan kita akan saling memuji dan melihat keberanian dalam diri satu sama lain, dan kita semua akan menjadi lebih berani untuk itu.

JADILAH BERANI : Ketika Anda melihat keberanian, katakanlah.

From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top