Menjaga Mulut

Senin, 25 Juli 2022

Bacaan : Yakobus 3 : 1-12

Awasilah mulutku, ya TUHAN, berjagalah pada pintu bibirku! (Mazmur 141:3)

Pernahkah Anda mengingat percakapan yang pernah Anda lakukan dan berpikir, “Astaga, kok bisa saya ngomong begitu!” atau, “Wow, saya kira itu lucu, ternyata malah jadi bumerang. Saya telah menyakiti teman saya” ? Setiap kita pasti memiliki banyak momen-momen yang membuat kita merasa malu atau tidak enak yang kita harap bisa kita tarik kembali. Terkadang kita berbicara tanpa berpikir lebih dulu, dan di lain waktu kita bahkan tidak menyadari bagaimana perkataan kita mengungkapkan isi hati kita yang sebenarnya.

Jika Anda ingin membangun hubungan yang lebih kuat dengan orang-orang di sekitar Anda, maka Anda harus meminta Tuhan untuk menjaga mulut dan perkataan Anda. Saya menyukai ayat hari ini karena membuat saya tenang membayangkan bagaimana Tuhan menempatkan penjaga di samping bibir saya untuk mencegah saya mengatakan hal-hal yang tidak memuliakan Tuhan.

Ia bersedia menolong kita mengendalikan apa yang kita katakan ketika kita berfokus kepada Dia dan firmanNya. Jika Anda meminta Allah untuk menolong Anda atas apa yang Anda katakan, maka Anda bisa tenang dan percaya bahwa RohNya akan memimpin Anda. Mungkin akan ada saat-saat di mana Anda harus berhenti dan memikirkan dampak dari kata-kata yang akan keluar dari mulut Anda sebelum orang lain mendengarnya. Atau mungkin Anda tidak akan menjawab terlalu cepat seperti biasa Anda lakukan sebelumnya. Ingatlah, kata-kata kita mampu berkomunikasi lebih dari sekedar apa yang kita ucapkan. Kata-kata itu mengungkapkan siapa yang sebenarnya mengendalikan hati kita.

DOA KEKUATAN

Ya Tuhan, aku tahu bahwa Engkau ingin supaya aku memberkati dan membangun orang lain melalui perkataanku. Jagalah bibirku dan berikan aku kekuatan untuk mengendalikan apa yang aku ucapkan.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top