Manis dan Gurih

Selasa, 26 Juli 2022

Bacaan : Kolose 4 : 2-6

Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang. (Kolose 4:6)

Beberapa waktu yang lalu keluarga teman mengundang keluarga kami untuk makan bersama untuk bersilaturahmi dan mengenal lebih dekat. Mereka memperlakukan kami seperti tamu kehormatan dan kami menikmati makanan yang enak. Dan karena saya sudah melihat gambar kue coklat yang sempurna di pojok daftar menu, saya memastikan bahwa masih ada cukup ruang di perut saya untuk sepotong kue coklat. Setelah saya menyuap sepotong besar kue itu ke mulut saya, saya lega sekali.

Dan saya sangat bersyukur karena ada segelas penuh es teh di samping saya. Kue itu memang coklat tetapi juga ada rasa pedas dari cabai Chipotle bakar. Kombinasi yang sangat enak dijadikan satu, keseimbangan yang tepat antara rasa manis dan gurih, sungguh tak terduga seperti yang saya harapkan.

Respon kita terhadap orang lain seringkali perlu menjadi seperti kue itu. Sementara perkataan yang menyenangkan bisa terasa manis seperti madu, kata-kata kita kadang-kadang juga perlu ada bumbunya. Tanpa bumbu yang tepat, kata-kata kita, seperti halnya makanan menjadi hambar, gampang ditebak, dan terlalu mudah dicerna. Namun ketika kita berbicara kebenaran firman Tuhan dengan hati yang penuh belas kasihan, kita bisa mengharapkan orang lain akan memperhatikan.

Dalam saat-saat seperti itu, percakapan kita tidak hanya membangun tetapi juga menantang. Orang lain dapat melihat bahwa kita peduli kepada mereka dan menginginkan yang terbaik dari Tuhan untuk mereka, tetapi mereka juga mengalami sesuatu yang menegur, memotivasi, dan menginspirasi mereka untuk menjadi lebih lagi. Ketika kita bersedia menyatakan kekudusan sebagai standar Tuhan sekaligus juga kemurahan kasihNya, maka kita mempersembahkan rasa yang mengubahkan hidup dari suatu kabar baik.

DOA KEKUATAN

Ya Tuhan, hari ini biarlah perkataanku dipenuhi dengan rasa oleh garam kebenaran dan juga kasihMu yang manis.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top