Menjadi Barnabas

Selasa, 9 November 2021

Bacaan : Kisah Para Rasul 11 : 19-30

Sebab itu, hendaklah kalian tetap saling mendorong dan saling menguatkan, sama seperti yang kalian sedang lakukan sekarang ini. (1 Tesalonika 5:11BIMK)

Seperti yang Anda ketahui, Barnabas adalah salah satu orang pertama yang menjadi percaya di hari Pentakosta. Ia dikenal dengan kemurahan hatinya yang tidak pernah egois dan kemampuannya untuk meredakan perselisihan di antara orang percaya. Ia mendapat julukan “Anak Penghiburan” (KPR 4:36).

Paulus memilih Barnabas untuk menjadi rekan perjalanannya. Saya membayangkan Paulus pasti sangat menikmati ditemani oleh seorang yang ceria dan ia pasti membutuhkan ekspresi wajah yang memberi semangat dari rekannya ini.

Suzanne adalah Barnabas saya.

Yup, dia adalah penyemangat saya. Kami berdua adalah penulis di majalah Kristen yang merasakan pimpinan Tuhan untuk terjun ke dunia penerbitan buku di saat yang bersamaan. Kami bertemu secara kebetulan (yah, sebetulnya tidak ada yang kebetulan bersama Tuhan, bukan?) sebagai teman sekamar pada sebuah konferensi penulis di California dan sejak saat itu terus berkomunikasi melalui dunia maya.

Suzanne dan saya sangat cocok seperti mentega dengan roti. Buncis dan wortel. Forrest dan Jenny (sepasang sahabat dalam film Forrest Gump). Kami saling mengedit beberapa buku pertama kami, dan bahkan bersama-sama menulis buku renungan untuk orang-orang yang bercita-cita menjadi penulis: Grit for the Oyster.

Sifat kepribadian kami saling melengkapi satu sama lain di tempat yang tepat. Kami ini seperti dua potongan puzzle Tuhan yang lebih besar. Kami tidak selalu saling menyetujui, namun karena hubungan kami didasarkan atas kepercayaan dan kebenaran, kami sepakat untuk boleh tidak setuju dan rasa saling menghormati di antara kami tetap utuh.

Jadi siapakah Barnabas Anda? Siapakah teman yang membuat Anda tersenyum dan membuat hati Anda terasa hangat ketika mengingatnya? Mungkin hari ini adalah waktu yang baik untuk berterima kasih kepada penyemangat Anda untuk menjadi penasihat dan penopang, seorang yang Anda andalkan untuk menarik Anda dari lubang dalam perjalanan hidup Anda.

Ya Allah yang Mahatahu,

Aku sangat bersyukur atas teman dan penyemangatku, __________________. Maka saat ini aku mau merenungkan: aku mau menjadi Barnabas untuk siapa?

From ” Too Blessed To Be Stressed . . . Inspiration for Every Day” by Debora M. Coty

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top