Inti Masalah

Selasa, 14 Juli 2020

Bacaan :  Efesus 3 : 14-21

Tuhan Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” (Kejadian 2:18)

Pada hakikatnya, hubungan merupakan hal yang terpenting. Tidak masalah seberapa banyak uang yang kita miliki, di mana kita hidup, atau seberapa banyak barang indah yang kita kumpulkan. Tidak satupun dari semua ini yang bisa membuat kita nyaman, menghibur kita, menangis bersama kita, atau mengasihi kita. Investasi kita dalam diri orang-orang yang kita perhatikan adalah satu-satunya warisan yang memiliki kuasa untuk bertahan melampaui waktu hidup kita.

Allah merancang kita untuk menjalin hubungan baik secara vertikal denganNya maupun secara horisontal dengan orang-orang di sekitar kita. Namun kita semua mengalami kesulitan dalam menjalin hubungan karena kekecewaan, sakit hati, kesalahpahaman, dsb. Jika Anda pernah kehilangan orang yang Anda kasihi, Anda tahu seberapa penting usaha Anda untuk menuntaskan urusan yang belum selesai di antara Anda. Jika Anda hanya punya waktu yang singkat, Anda pasti ingin berhubungan dengan orang-orang yang paling Anda hargai dalam hidup Anda. Anda pasti ingin memberi mereka kado waktu bersama, mengatakan semua yang ingin Anda katakan, dan memberi tahu mereka tentang diri Anda yang sejati. Anda pasti ingin meninggalkan kenangan, kata-kata dan investasi pribadi yang indah bagi mereka yang akan bertahan lama setelah Anda pergi.

Kita dirancang untuk menjalin keintiman sosial dan emosional dengan orang-orang di sekitar kita, tetapi kerinduan kita dicemari oleh sikap egois kita yang hanya memikirkan diri sendiri. Kita perlu mengalami kepenuhan kasih Allah bagi kita untuk mati bagi keinginan kita yang egois dan memberi kepada orang lain dengan cuma-cuma.

Cinta tidak bisa dibeli, tetapi cinta tentu saja memiliki harga, dan itu disebut pengorbanan. Cinta selalu berarti pertaruhan penderitaan. Pengorbanan kasih yang terbesar dalam sejarah terjadi melalui kematian Kristus di kayu salib. Kebanyakan kita sama sekali tidak tahu pengorbanan besar yang telah dilakukan Allah. Dia memberikan AnakNya yang tunggal, untuk turun ke dunia ini dan mati bagi kita untuk mengampuni dosa-dosa kita, memberi makna bagi kehidupan kita, dan memberi kita masa depan yang mencakup surga. Jika Anda dapat memahami sedikit saja seberapa besar kasih Allah kepada Anda, Anda akan menyerahkan seluruh bidang kehidupan Anda kepadaNya. Dengan kasihNya sebagai fondasi Anda, Anda bisa menemukan kekuatan baru dalam cara Anda berhubungan dengan orang lain. Anda bisa dengan bebas menjadi diri Anda sendiri, tanpa bergantung pada orang lain untuk mendapatkan pengakuan, persetujuan, dan ijin. Jika Anda melihat menembus kesibukan dan prioritas yang kabur serta memahami fakta bahwa waktu Anda yang tersisa di bumi ini sangat terbatas, Anda bisa mengalami keintiman lebih besar dalam hidup Anda daripada sebelumnya.

PENERAPAN:

1. Buatlah daftar orang-orang yang ingin Anda temui & curahkan isi hati Anda jika tahu waktu Anda di dunia ini sangat terbatas dan tinggal 1 bulan. Langkah spesifik apa yang bisa Anda ambil untuk berhubungan dengan salah satu di antara mereka dan mencurahkan isi hati Anda?

2. Pikirkan jadwal Anda untuk besok atau lusa. Tidak peduli seberapa sibuk Anda, temukan waktu untuk memberikan kejutan kepada seseorang yang Anda kasihi. Temukan cara untuk meningkatkan hubungan yang berkualitas dalam hidup Anda sehari-hari.

From “One Month to Live” by Kerry and Chris Shook

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top