Bagaimana Menemukan Seseorang untuk Bercerita?

Rabu, 23 Desember 2020

Bacaan : Roma 16 : 3-9

Bangsa akan hancur jika tak ada pimpinan; semakin banyak penasihat, semakin terjamin keselamatan. (Amsal 11:14BIMK)

Ketika berkaitan dengan impian Anda, Anda perlu benar-benar menjaga hati. Hati Anda sangat berharga, impian Anda seharusnya hanya dibagikan kepada beberapa orang teman dekat, dan Anda perlu mengasihi dengan berhati-hati. Anda perlu mengijinkan kasih memasuki hati Anda, namun harus selalu ingat untuk menjaga dan melindungi hati Anda.

Ketika Anda berpikir bagaimana caranya bisa menemukan orang-orang yang bisa Anda percaya untuk membagikan impian Anda, ajukanlah pertanyaan berikut pada diri sendiri:

1. Siapakah orang yang kupercayai? Pikirkan orang-orang dalam kehidupan Anda. Adakah orang yang membuat Anda merasa tidak nyaman? Adakah orang-orang yang sepertinya selalu membocorkan rahasia pribadi orang lain? Jangan pilih orang yang seperti itu.

2. Siapakah orang yang tidak terlalu berinvestasi dalam hidup saya atau tidak terlalu terlibat secara emosional dalam kehidupan saya? Pasti akan ada waktunya bagi Anda untuk menceritakan impian Anda kepada orang-orang inti dalam hidup Anda. Tetapi menceritakan sebuah impian kepada orang-orang inti tentang impian yang ingin Anda kejar bisa jadi sesuatu yang berisiko. Anda tentu ingin memilih seseorang yang tidak akan kehilangan akal misalnya ketika mendengar Anda ingin pindah ke luar kota. Anda menginginkan pihak yang lebih obyektif.

Hati Anda sangat berharga, impian Anda seharusnya hanya dibagikan kepada beberapa orang teman dekat, dan Anda perlu mengasihi dengan berhati-hati.

3. Siapakah orang yang saya lihat menunjukkan kebijaksanaan dalam hidupnya? Orang yang bijak hidup dengan bijak. Temukanlah mereka. Perhatikanlah mereka. Kemudian pertahankan mereka tetap ada dalam kehidupan Anda.

4. Siapakah orang yang saya lihat biasanya dapat dipercaya? Anda tentu tidak ingin membagikan sesuatu hal yang sifatnya intim dan rentan kepada orang-orang yang kelihatannya tidak terlalu loyal atau tidak mengejar hikmat.

5. Siapakah orang yang saya lihat pernah mengalami kegagalan? Ya, Anda pasti ingin membagikan hal yang penting ini dengan orang yang sukses. Ya, Anda ingin impian Anda tetap aman ketika impian itu masih seujung kuku. Tetapi, wah wah, Anda pasti bisa belajar banyak dari seseorang yang pernah mengalami kegagalan.

Kegagalan seringkali adalah guru yang terbaik. Anda mungkin bisa mempertimbangkan untuk membagikan impian Anda dengan seseorang yang mengejar impiannya dan telah mencapainya, dan dengan seseorang yang berduka atas sebuah impian lalu bangkit menuju impian yang lain.

JADILAH BERANI: Ceritakanlah impian Anda kepada seseorang. Entah Anda memiliki impian yang besar atau yang lebih kecil, temukan seseorang yang Anda percaya dan ceritakanlah kepada orang tersebut.

From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top