Minggu, 16 Januari 2022
Bacaan : Roma 8 : 28-30
Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya dengan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh akan datang dan tidak akan bertangguh. (Habakuk 2:3)
Di tahun akhir SMA saya, saya bermain di babak semifinal kejuaraan tenis negara bagian melawan seorang yang tak terkalahkan. Lawan saya itu dijagokan bakal memenangkan turnamen, maka seorang pencari bakat dari sebuah universitas besar datang untuk melihatnya bermain. Semifinal tingkat negara bagian adalah hal yang sangat penting, maka saya benar-benar total, mencurahkan seluruh kemampuan saya. Dan lihatlah, saya menyapu lapangan dan lawan main saya (yang sebelumnya tak terkalahkan) itu.
Ketika saya melangkah keluar lapangan, pencari bakat itu berjalan melewati lawan saya dan langsung menghampiri saya, kemudian menawarkan beasiswa tenis untuk empat tahun penuh di universitasnya! Tak lama setelah orang itu pergi, saya bermain di pertandingan berikutnya, babak final, melawan seorang yang telah saya kalahkan dua minggu sebelumnya. Dan ia membabat habis permainan saya. Saya memainkan pertandingan paling jelek yang pernah saya mainkan.
Jelas sekali, waktu yang tepat adalah segalanya. Allah punya rencana, dan bukanlah suatu kebetulan kalau pencari bakat itu melihat permainan terbaik saya tepat sebelum saya memainkan pertandingan terburuk saya. Saya tidak akan pernah bisa mengatur kejadian untuk menyinkronkan sedemikian bahkan jika saya mencoba. Terkadang kita hanya harus berusaha tampil dan melakukan yang terbaik dan menyerahkan hasilnya kepada Tuhan. Menang atau kalah, Ia memakai segala sesuatu dalam kehidupan kita untuk kebaikan.
DOA KEKUATAN
Ya Tuhan, ampunilah aku atas ketidaksabaranku, karena aku tahu Engkau selalu tepat waktu. Aku akan selalu melakukan yang terbaik bagiMu, kuatkanlah kemampuanku dan aku mau mempercayakan hasil akhirnya kepadaMu.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

