Bukan Hanya Mendengar

Senin, 17 Januari 2022

Bacaan : Yohanes 14 : 15-21

Tetapi Yesus menjawab, “Lebih berbahagia lagi orang yang mendengar perkataan Allah dan menjalankannya!” (Lukas 11:28BIMK)

Saya pernah mendengar sebuah cerita tentang seorang pendeta yang menyampaikan sebuah khotbah yang luar biasa kepada jemaatnya. Minggu berikutnya, ia menyampaikan khotbah yang sama persis. Jemaatnya bingung tetapi tidak ingin membuatnya malu, jadi mereka tidak mengatakan apa-apa. Minggu ketiga, mereka kaget dan bahkan marah ketika si pendeta menyampaikan khotbah yang sama lagi, bahkan kata demi kata hampir sama. Akhirnya, seseorang menanyakan mengapa ia terus menerus menyampaikan khotbah yang sama. Si pendeta menjawab, “Kalau kalian mulai menghidupinya, saya akan berhenti mengkhotbahkannya.”

Saya bertanya-tanya mungkinkah seperti ini yang Tuhan rasakan tentang cara kita mendengarkan Dia. Adalah satu hal bagi kita untuk mempelajari Alkitab, menghafal ayat, serta mendengarkan pengajaran dan khotbah di gereja dan di dalam komsel kita. Namun ketika kita menyerap kebenaran Firman Tuhan ke dalam hati kita dan bertindak berdasarkan kebenaran, itu adalah hal yang berbeda. Tuhan mau kita mentaati Dia dengan mengikuti teladan yang telah diberikan oleh PuteraNya, Yesus.

Jika kita mengasihi Bapa kita dan ingin menyenangkan Dia, maka kita akan melakukan lebih dari sekedar mendengar apa yang Dia katakan. Kita akan terus kembali kepada FirmanNya dan menaati apa yang diperintahkanNya.

DOA KEKUATAN

Ya Bapa, aku sangat bersyukur atas FirmanMu. Biarlah aku menjadi lebih dari sekedar pendengar kebenaranMu—aku mau menjadi seorang pelaku. Hari ini aku mau menaati engkau dalam segala yang kulakukan.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top