Minggu, 5 Maret 2023
Bacaan : Mazmur 115
Hai Israel, percayalah kepada TUHAN! —Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka. (Mazmur 115:9)
Tuhan adalah Pembebasmu, ya, tetapi saya juga percaya bahwa Tuhan adalah Pencegah di waktu-waktu tertentu. Alkitab menggambarkan Dia sebagai Perisai. Dan Anda tidak dapat bayangkan serangan apa saja yang telah Dia hindarkan sebagai Perisai Anda. Inilah poin saya. Anda tidak memperhatikan Tuhan sebagai Pencegah, atau Perisai, karena Anda tidak tahu apa yang sebenarnya akan terjadi karena Tuhan sudah melindungi Anda terhadap hal itu. Yang Anda alami hanyalah hal-hal di mana Anda membutuhkan Tuhan untuk menyelamatkan Anda, untuk menjadi Pembebas Anda.
Tetapi akan sangat menolong jika kita menyadari bahwa kita semua lebih menginginkan Tuhan untuk menjadi Pencegah. Karena ketika Anda memegang cara pandang ini, Anda mengalami banyak kekacauan dengan segala sesuatu yang tidak bisa dicegah. Mengapa Tuhan tidak …? Mengapa ini terjadi? Bukankah aku sudah …? Anda tahu kelanjutannya. Perhatikanlah bahwa ketika Ia tidak mencegah hal-hal buruk itu terjadi, Anda terguncang. Anda menjadi ragu, atau menuduh dan menyalahkan diri sendiri. Ini menyebabkan banyak kesusahan.
Namun ketika Anda menyadari bahwa Tuhan adalah Pembebas Anda, ini akan menolong Anda terpuruk oleh kenyataan bahwa terkadang Anda dimasukkan ke dalam dapur api. Tuhan tidak pernah meninggalkan Anda. Anda tidak mengacaukannya. Anda memahami Tuhan lebih sebagai Pembebas daripada Pencegah, dan Anda dapat berseru dengan keyakinan, “Tuhan, lepaskanlah aku” dan menanti dengan penuh pengharapan dan keyakinan bahwa Ia mengasihi Anda lebih dari apapun, dan Ia akan membebaskan Anda.
~***~
Tuhan Yesus, mungkin aku belum merasa yakin sepenuhnya, namun aku tetap berseru kepadaMu—lepaskanlah aku, ya Tuhan! Datang dan selamatkanlah aku, Tuhan!
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

