Kamis, 12 Januari 2023
Bacaan : Mazmur 89 : 6-19
Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. (Yohanes 1:3)
Ingatlah—seorang seniman terlihat dari karya yang dia ciptakan, dan banyaknya karya yang dibuat.
Pikirkanlah tentang lautan. Bayangkan Anda duduk di pantai memandangi ombak bergulung ke arah Anda. Setiap gelombang yang terbentuk saat mendekat, terangkat naik, mengambil bentuk, warna hijau gelap di bagian bawah menyapu ke atas menjadi warna biru laut transparan. Bak sebuah pahatan yang bergerak, melengkung seperti serutan dari ukiran batu giok. Sebuah keanggunan yang sangat mempesona.
Dengarlah suara guntur yang gemuruh di atas karang seratus meter jauhnya, dan di baliknya terdapat lautan terbuka. Apakah yang dikatakan hal ini kepada Anda tentang Yesus? Kata apa yang muncul dalam pikiran Anda? Megah, kuat, liar, berbahaya. Ya, menggelora, seperti akan menyapu bersih segala sesuatu. Namun juga dengan lembut bermain saat air mengalir di kaki Anda, berputar-putar di sela-sela jari kaki Anda, menarik pasir menjauh dari bawah telapak kaki Anda.
Jika semua ini adalah hasil karya seni, apakah yang dikatakannya tentang Sang Seniman? Ciptaan itu epik dan intim. Dia yang menciptakannya juga epik dan intim
~***~
Dapatkan Anda menyebutkan tempat-tempat dalam hidup Anda ketika hati Anda terasa terbangkitkan oleh kemurahan Tuhan yang luar biasa? Tuhan Yesus—aku mau membuka mataku untuk kemurahanMu kembali.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

