Minggu, 4 September 2022
Bacaan : Mazmur 34 : 5-16
Berbahagialah orang yang senantiasa takut akan TUHAN, tetapi orang yang mengeraskan hatinya akan jatuh ke dalam malapetaka. (Amsal 28:14)
Kebanyakan orang ingin melihat Allah sebagai Bapa yang mengasihi, tetapi tidak banyak orang yang mau melihat Dia sebagai Hakim yang Adil. Mereka menginginkan kasihNya, tetapi tidak murkaNya. Mereka mendambakan kemurahanNya tetapi melewatkan penghakiman. Mereka merindukan berkat namun merendahkan disiplin.
Tetapi kitab Amsal memberitahu kita bahwa berbahagialah orang yang senantiasa takut akan Tuhan. Meskipun Allah mengasihi kita dan kita dapat yakin dan bersandar pada pemeliharaanNya, Ia tetaplah Allah yang kudus. Ketika kita mengenal Dia sepenuhnya, kita akan menerima kasihNya dan juga menghormati kebenaranNya. Alkitab menyebut hal ini “takut akan Tuhan”.
Jenis takut yang seperti ini bukan berarti kita bersembunyi dari Tuhan; ini berarti bahwa kita menghormati, mengagungkan, dan menyembah Dia. Konsep ini mungkin terdengar asing bagi banyak orang di dunia saat ini. Mungkin karena budaya kita menjadi terlalu familiar dan nyaman dengan ide akan Tuhan. Tetapi pengertian yang terlalu akrab ini menimbulkan kesalahpahaman mengenai karakterNya.
Allah bukanlah “bos besar di langit”. Dia bukan sekedar “yang di atas”. Dan Yesus bukanlah “teman bermain” Anda. Allah begitu kudus sehingga manusia tidak dapat memandangnya dalam esensinya yang paling murni dan tetap hidup. Yesus adalah Batu Karang kita, Penebus, Hakim, Singa dari Yehuda, dan Anak Domba Allah. Ia akan datang kembali, menang dan memerintah sebagai Raja atas segala raja dan Tuhan atas segala tuhan.
Jangan keraskan hati Anda. Renungkanlah pribadi Allah yang sesungguhnya—dan kagumlah akan keagungan, kemuliaan, dan kekudusanNya.
DOA KEKUATAN
Ya Tuhan, Engkaulah Allah yang kudus dan layak disembah. Terima kasih karena Engkau mau menjadikanku anakMu. Terima kasih karena Engkau memberikan PuteraMu untuk mati bagi dosa-dosaku.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

