Sabtu, 3 September 2022
Bacaan : Yesaya 45 : 1-8
Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati, (1 Petrus 3:8)
Suatu hari Minggu setelah ibadah di gereja, saya memberi salam kepada jemaat di lobi. Ada seorang gadis berjalan perlahan ke arah saya. Dari bahasa tubuhnya, saya dapat katakan bahwa dia sedang dalam pergumulan. Kepalanya tertunduk, pundaknya lunglai. Ia kelihatan sedang memikul beban dunia.
Karena saya menjumpai banyak sekali orang di gereja, tidak mudah bagi saya untuk mengingat nama mereka semuanya. Ini sangat penting bagi saya, tetapi saya berharap saya bisa lebih baik lagi dalam hal mengingat. Saya hanya pernah berbicara dengannya sekali sebelumnya maka saya berusaha keras untuk mengingat-ingat namanya. “Melanie!” kata itu terlontar dari mulut saya, dan saya berharap saya mengucapkan dengan benar. “Senang bertemu denganmu!”
Ia menghentikan langkahnya. Oh, tidak! Apakah saya benar? Atau saya salah parah?
Kemudian wajahnya terangkat dengan rasa terima kasih. “Bagaimana Anda mengingat nama saya?”
Saat kami mengobrol, ia akhirnya menceritakan tentang pergumulannya saat ini. Setelah sepeninggal ibunya, berhenti dari sekolah, dan dikhianati oleh sahabatnya, ia bertanya-tanya mengapa ia harus terus hidup.
Tetapi kenyataan bahwa saya memanggil dia dengan menyebutkan namanya ternyata membawa perbedaan besar. Saya menjelaskan bahwa Allah mengenal namanya dan peduli kepadanya lebih dari yang dapat ia bayangkan. Ia mendengarkan, memperhatikan setiap kata, dan saya bisa katakan bahwa ia mempercayainya. Saya memastikan saya akan menemuinya lagi.
Jadikanlah tujuan Anda hari ini untuk memanggil setiap orang dengan nama mereka. Anda akan terkejut dengan perbedaan yang akan dibuatnya.
DOA KEKUATAN
Ya Tuhan, Engkau memanggil namaku, dan aku mau melakukan hal yang sama dengan sesamaku hari ini. Tolonglah aku untuk dapat berfokus melihat mereka dengan hatiku dan bukan hanya dengan mataku.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

