Rabu, 24 Agustus 2022
Bacaan : 2 Korintus 5 : 1-10
Aku telah memilih jalan kebenaran, telah menempatkan hukum-hukum-Mu di hadapanku. (Mazmur 119:30)
Beberapa waktu yang lalu di pertandingan sepak bola anak saya, saya berbicara dengan seorang wanita yang telah berjuang dengan masalah kesehatan selama beberapa waktu. Ia menjelaskan bagaimana ia begitu dekat dengan Tuhan beberapa tahun yang lalu dan ia dulu banyak terlibat dalam pelayanan di gereja kami. Namun ketika ia mulai mengalami “api” dengan begitu banyak masalah sakit-penyakit, ia mempertanyakan mengapa Tuhan mengijinkan hal tersebut.
“Bagaimana saya bisa menyembah Tuhan yang tidak dapat saya percayai?” ia bertanya kepada saya, berusaha menutupi wajahnya yang sedang menahan air mata.
Pertanyaan ini menghujam inti dari salah satu keputusan terbesar dalam hidup. Apakah kita mau mempercayai bahwa Tuhan itu baik meskipun kehidupan berbicara sebaliknya? Respon kita terhadap rasa sakit dan tantangan akan sangat menentukan masa depan kita. Jika kita memutuskan untuk percaya, kita akan bertumbuh dalam iman, memiliki keintiman yang semakin dalam, dan menjadi semakin serupa dengan gambar Kristus. Tetapi jika kita membiarkan hati kita hanyut, kita akan berakhir tenggelam dalam keraguan, terpendam dengan beban, dan merasa jauh dari satu-satunya Pribadi yang sanggup menolong untuk menyembuhkan kita.
Jika Anda ingin mengatasi keraguan Anda, maka percayailah Tuhan dengan iman. Teruslah menyembah Dia, menaati Dia, dan mencari Dia. Bahkan ketika Anda tidak dapat memahami mengapa Ia mengijinkan Anda mengalami apa yang sedang Anda hadapi, yakinlah bahwa Ia akan memulihkannya untuk kebaikan Anda dan bagi kerajaanNya.
Bagaimana Anda merespon terhadap tantangan hidup hari ini akan menentukan kekuatan iman Anda esok hari.
DOA KEKUATAN
Ya Bapa, aku mau percaya akan kuasaMu untuk memulihkan bahkan situasi tersulit dalam hidupku. Hari ini aku akan menaruh percaya kepadaMu dan berjalan dalam iman dan bukan karena melihat.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

