Jumat, 17 Juli 2020
Bacaan : Efesus 4: 17-32
Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu (Efesus 4:26)
Anda tentu sering menyaksikan pertandingan tinju profesional di televisi. Namun kebanyakan kita tidak tahu apa-apa mengenai tinju. Seperti halnya banyak kita yang tidak tahu tentang cara menyelesaikan konflik. Konflik tak bisa dihindari dalam sebuah hubungan; jika dua orang yang unik dan tidak sempurna hidup bersama-sama, mereka pasti tidak akan sepakat tentang segala sesuatu. Itulah sebabnya kita sangat perlu belajar bagaimana menangani masalah hubungan secara efektif. Jika Anda hanya punya waktu 1 bulan untuk dijalani, Anda pasti ingin mengetahui bagaimana menyingkirkan masalah yang ada dan akhirnya menyelesaikan konflik dengan orang yang Anda kasihi.
Alkitab memberikan kita beberapa prinsip untuk bertanding sesuai aturan. Prinsip-prinsip ini tidak menjamin Anda akan menang atau selalu benar setiap kali timbul pertikaian, tetapi hal ini menjamin bahwa Anda akan bertumbuh makin dekat dengan orang yang Anda kasihi. Satu panduan sederhana namun kadang menjadi sulit untuk dipertahankan yaitu: tetap berada dalam ring dan menjauh dari tali. Dalam hubungan utama kita, kita harus memiliki cukup keberanian untuk tetap tinggal dalam ring sampai kita mencapai penyelesaian, tak peduli seberapa lama hal itu bisa dicapai.
Jika kita mau tetap tinggal dalam ring agar hubungan bertumbuh, kita harus bertekad untuk melakukan pertarungan sesuai aturan. Sebelum Anda berkonfrontasi dengan seseorang yang Anda perhatikan atau dengan teman kerja, Anda harus menetapkan peraturan dasarnya, batas-batas yang tidak akan dilampaui, bertekad akan menemukan solusi bersama bukan mencari kambing hitam.
Pada awal pertandingan, petarung memasang pelindung mulut. Kita juga harus menaruh pelindung mulut (Ef 4:29). Kita harus bersedia mengendalikan perkataan kita, terutama pada saat memanasnya pertikaian.
Setelah pelindung mulut terpasang, peraturan dasar berikutnya adalah jangan menyerang. Belajarlah mengatasi masalah tanpa saling menyerang. Jika Anda berusaha menyalahkan dan melontarkan tuduhan, tembok pertahanan orang lain akan naik, dan Anda tidak akan pernah bergerak masuk rekonsiliasi jika Anda saling menyerang. Sebaliknya, cobalah mengakui perasaan Anda. Jika Anda berdua mau menerima tanggung jawab untuk kesalahan Anda, Anda akan bermitra dan bertumbuh bersama serta tidak saling melukai dan menyesal.
Strategi lainnya adalah menghindari tindakan mengungkit-ungkit sejarah lama dan membeberkannya dalam konflik baru-baru ini. Hal ini hanya mengalihkan perhatian dari konflik yang Anda hadapi. Putuskan untuk berfokus pada masalah di depan Anda dan tetaplah bertahan sampai Anda mencapai jalan keluar.
Ini adalah peraturan dasar, beberapa panduan yang harus dikemukakan di depan. Ambillah komitmen untuk bertarung dengan benar, dan Anda akan terkejut akan cara mencapai jalan keluar lebih cepat dan membuat hubungan lebih kuat. Tetaplah bertahan di ring, hadapi pertarungan di depan Anda, dan berfokuslah untuk bertarung dengan benar.
Hal terpenting yang bisa Anda lakukan adalah mengundang Raja Damai masuk ke ring bersama Anda. Dibutuhkan 3 pribadi untuk membangun pernikahan yang indah: suami, istri, dan Allah. Anda tidak dapat sekedar membawa Dia ke sudut Anda dan berkata, “Ya Allah, tolonglah saya memenangkan perdebatan ini.” Tidak, Anda mengundang Dia masuk dalam seluruh situasi karena Dia adalah satu-satunya Pribadi yang dapat memenuhi kebutuhan Anda yang terdalam. Kuncinya adalah berjalan bersamaNya setiap hari. Ini merupakan rahasia untuk hidup berdamai, mengatasi konflik, bertanding dengan benar: menjadi semakin serupa seperti Yesus.
PENERAPAN:
1. Jelaskan secara tertulis konflik besar yang Anda hadapi dengan orang yang Anda kasihi. Bayangkan bahwa Anda adalah seorang pengamat, bahkan komentator, dan menganalisis pertikaian itu. Apakah pertikaian dilakukan dengan benar? Apakah peraturan dasarnya dipatuhi? Bagaimana Anda menjelaskan gaya bertikai lawan Anda? Siapa yang menang? Apakah itu merupakan kemenangan yang bersih?
2. Manakah hubungan yang baru-baru ini melibatkan konflik dan menuntut Anda masuk ke dalam ring jika Anda tahu Anda hanya punya waktu 1 bulan untuk menjalani hidup?
From “One Month to Live” by Kerry and Chris Shook

