Rancangan Musuh

Rabu, 14 Juni 2023

Bacaan : Yohanes 10 : 7-12

dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis. (Efesus 4:27)

Semua rancangan musuh didasarkan pada kesepakatan. Ketika kita setuju dengan kuasa si jahat yang menawarkan sesuatu kepada kita, kita berada di bawah pengaruhnya. Mari saya berikan contoh.

Kami telah berusaha mencari rumah selama empat tahun—empat tahun penuh pasang surut, janji dan harapan, dan akhirnya, kami menemukannya. Rumah yang indah, terpisah, dan tenang: sangat sempurna. Kami mengajukan penawaran, memberikannya kepada agen—kemudian kami menemukan bahwa orang lain telah mengalahkan tawaran kami dalam selisih dua puluh menit.

Ini seperti sudah disengaja. Hati kami begitu berharap, terbuka, dan rentan. Kehilangan rumah itu benar-benar luka secara langsung. Ini bukan hanya karena rumahnya—ini adalah tentang hubungan kami dengan Tuhan.

Tiba-tiba saya mendengar: Tuhan telah mengkhianatimu. Tak ada satupun yang kamu percayai itu benar. Untuk apa berjalan bersama Tuhan kalau kamu tidak bisa mempercayaiNya? Kami terguncang.

Yesus berkata bahwa pencuri datang untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan. Musuh mencuri rumah itu, mereka ingin membunuh hati kami dan menghancurkan iman kami. Selama menghadapi serangan seperti itu, kita harus mengingat: jangan membuat kesepakatan apapun. Musuh akan menyarankan, Kamu lihat kan, Tuhan tidak peduli. Kamu tidak berharga untuk diperjuangkan. Hatimu tidak penting. Kamu tidak bisa mempercayaiNya. Rancangan musuh adalah untuk membunuh hati kita, menghancurkan kemuliaan dalam hidup kita. Apapun yang Anda lakukan, jangan membuat kesepakatan apapun. Kita harus mulai dari sini.

~***~

Tuhan Yesus, buatlah aku waspada terhadap strategi musuh, dan berikan aku kekuatan untuk melawan tipu dayanya.

From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top