Pribadi Allah yang Sesungguhnya

Sabtu, 12 Desember 2020

Bacaan : Hakim-hakim 6 : 1-17

Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bilangan 23:19)

Tahukah Anda siapakah yang mempunyai keberanian yang serius? Gideon. Yang ada dalam Alkitab.

Dalam Hakim-hakim 6 dikatakan, bangsa Israel melakukan yang jahat di mata Tuhan—hal-hal yang membuat mereka terpisah dari Allah. Allah menyerahkan mereka ke tangan musuh, dan mereka hidup dalam ketakutan—dalam persembunyian, dirampok dan dikalahkan. Lalu bangsa Israel mulai berseru kepada Tuhan memohon keselamatan. (Saya tahu kebiasaan ini, apakah Anda juga? Bersembunyi dari Tuhan ketika saya merasa hidup saya kacau tetapi kemudian minta pertolongan Tuhan ketika mendapati diri saya berada di situasi yang buruk.) Allah memutuskan untuk menunjukkan kemurahanNya dan membebaskan mereka, mengalahkan pasukan bangsa lain dengan menggunakan pasukan Israel. Dan Gideon, orang muda ini, akan mendapat panggilan keberanian yang unik.

Mulai di Hakim-hakim 6:11, kita melihat Gideon sedang mengirik gandum sementara bersembunyi di tempat pemerasan anggur (bukan di tempat yang lumrah untuk mengirik gandum). Malaikat Tuhan muncul di hadapannya dan berkata, “Tuhan menyertai engkau, ya pahlawan yang gagah berani” (Hak 6:12). Pernyataan ini mengejutkan Gideon karena, yah, dia sedang bersembunyi, ini bukan tipe perilaku “pahlawan yang gagah berani”. Tetapi Tuhan memberitahu Gideon bahwa ialah yang akan memimpin pasukan untuk menyelamatkan Israel dari orang Midian.

Ketika mendengar ini, Gideon segera memberi penjelasan kepada Tuhan bahwa dia bukanlah orang yang tepat untuk tugas ini—ia berasal dari suku terlemah, dan ia adalah yang paling muda dalam kaum keluarganya, yang terlemah di antara yang terlemah. Tahukah Anda apa yang terjadi di sini? Gideon sedang melihat ke dalam dirinya sendiri serta kemampuannya sendiri dan bukannya memandang kepada Allah dan mempercayai apa yang Dia katakan.

Anda sangat dikasihi dan dipanggil untuk menjadi berani oleh Allah yang sempurna dan sepenuhnya dapat dipercaya.

Anda sangat dikasihi dan dipanggil untuk menjadi berani oleh Allah yang sempurna dan sepenuhnya dapat dipercaya. Jika Anda tertahan hanya karena melihat kelemahan diri Anda, pandanglah kepada Yesus, Dia yang sebagaimana Ia katakan, yang telah mengalahkan maut, dan yang menguatkan Anda untuk menjadi berani.

JADILAH BERANI: Apakah Anda sedang bersembunyi dari Tuhan saat ini? Anda tidak perlu bersembunyi! Tuhan akan membuat Anda berani hari demi hari.

From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top