Jumat, 28 April 2023
Bacaan : Yeremia 31 : 2-7
Sembuhkanlah aku, ya TUHAN, maka aku akan sembuh; selamatkanlah aku, maka aku akan selamat, sebab Engkaulah kepujianku! (Yeremia 17:14)
Saya tahu saya bukanlah satu-satunya orang yang sulit mempercayai kasih Allah bagi saya (kita berpikir Tuhan mengasihi semua orang lain kecuali diri kita), atau membiarkannya menangkap hati saya dan membawanya dalam hidup dan sukacita, atau mungkin terutama, bertahan di sana untuk beberapa waktu. Sekarang saya mencoba membawa hati saya kembali kepada kasih Allah, membiarkannya menyembuhkan saya, dan tetap tinggal di sana.
Kisah kasih Anda adalah kisah yang paling kusut tentang hal yang paling berharga dalam hidup Anda (kerinduan Anda akan kasih). Ini adalah kisah yang sulit untuk diceritakan karena dua alasan. Yang pertama, Anda terlalu dekat dengannya sehingga sulit untuk dapat melihat dengan jelas. Tidak bisa melihat hutan karena pepohonan. Lebih jauh lagi, itu adalah kisah yang memilukan, dan Anda tidak yakin apakah Anda mau melihat kembali rasa sakit tersebut. Itulah sebabnya kita memiliki perasaan yang campur aduk tentang cinta. Oh, Anda mendambakannya. Tentu saja, sahabatku, Anda ingin dikasihi. Tetapi Anda juga bersembunyi darinya, membangun tembok terhadapnya, membentengi diri Anda agar tidak tersakiti lagi.
Allah mengetahui secara detail rasa sakit Anda. Dan lebih dari segalanya, Dia rindu supaya Anda membiarkan kasihNya menyembuhkan Anda. Dia rindu membangun hubungan dengan Anda. Sahabatku, tinggallah dalam kasihNya.
~***~
Tuhan Yesus—aku mempunyai perasaan yang campur aduk tentang kerinduanku akan kasih. Engkau mengetahui bagaimana kisah hidupku telah membentuk aku. Tetapi aku berdoa supaya Engkau hadir dalam kisah hidupku, dan Engkau akan menyembuhkan cinta dalam diriku. Aku mau kasihMu, Tuhan, sungguh.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

