Menyangkal Diri

Sabtu, 20 Agustus 2022

Bacaan : Matius 16 : 24-28

Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. (Matius 16:24)

Tahukah Anda bahwa sebagian besar apa yang kita lakukan di media sosial itu berkaitan dengan diri kita? Misalnya cuitan terakhir saya di Twitter. Saya sangat peduli akan cuitan saya lebih dari orang lain. (Mungkin Yesus berkata untuk lebih menyukai cuitan orang lain seperti cuitanmu sendiri, tetapi saya tidak berpikir begitu. Saya masih terus berusaha.)

Cobalah sejenak pikirkan gagasan dari foto selfie, sebuah fenomena yang masih menakjubkan bagi saya dalam ukuran tertentu. Saya bahkan tidak yakin bahwa kata “selfie” itu ada satu dekade yang lalu. Namun pada tahun 2013, Kamus Oxford menobatkannya sebagai “Kata Tahun Ini” (dan kini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi swafoto). Entah dari mana asalnya, selfie telah menjadi obsesi bagi begitu banyak orang.

Ke mana pun kita pergi—di kantor, di rumah, di gereja, di gym—kita mendorong orang-orang untuk ber-selfie. Sepertinya kita harus membuktikan bahwa kita benar-benar menggosok gigi, mengangkat barbel, atau mencuci mobil, jadi kita harus berfoto untuk membuktikannya. Kita adalah bintang-selfie dari acara realitas hidup kita sehari-hari.

Kultur kita berkata tunjukkan dirimu. Perbarui statusmu. Tandai foto terbarumu.

Sedangkan Yesus berkata sangkallah dirimu.

Jika seseorang melihat ke laman Facebook Anda, foto-foto Instagram Anda, atau cuitan Anda akhir-akhir ini, apakah yang akan mereka lihat? Apakah mereka akan melihat seorang murid yang rendah hati, fokus kepada sesama, dan berpusat pada Kristus? Ataukah mereka akan melihat sesuatu yang tidak sepadan dengan panggilan Kristus bagi Anda?

DOA KEKUATAN

Ya Tuhan, aku tahu aku telah terjebak dalam duniaku sendiri dan terlalu berfokus pada diriku sendiri. Berikanlah aku hati yang lembut dan bersedia untuk mendahulukan orang lain.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top