Mentalitas Korban

Minggu, 28 Agustus 2022

Bacaan : 2 Korintus 10 : 1-8

… Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus, (2 Korintus 10:5)

Terlalu mudah untuk hidup dengan mentalitas korban. Saya tahu karena saya pernah berada di kondisi tersebut. Ketika gereja kami baru berumur 11 tahun, kami sepertinya membentur tembok yang tebal. Apapun yang kami coba, sepertinya kami tidak dapat mencapai pertumbuhan rohani yang nyata.

Tidak terlalu lama, saya merasa seperti saya telah kehilangan gereja yang saya cintai. Bukannya memimpin dalam iman, saya malah memimpin dengan ketakutan. Saya dikuasai oleh ketakutan bahwa masa-masa kejayaan kami tidak akan terulang kembali.

Kalau Anda mau jujur, mungkin Anda akan sesekali (atau sering) mengenali pola pikir korban dalam hidup Anda sendiri.  Ini sangat mudah dikenali karena biasanya dimulai dengan “Aku tidak bisa,” “Aku tidak akan,” “Aku selalu,” “Aku tidak pernah.”

Anda tahu lanjutannya. Aku tidak bisa menurunkan berat badan. Aku selalu depresi. Aku tidak bisa berubah. Aku selalu bergumul masalah finansial. Aku tidak bisa terus maju.

Cerita yang saya katakan kepada diri saya sendiri selama masa-masa sulit di gereja itu adalah, “Saya tidak mempunyai apa yang dibutuhkan untuk melakukan perubahan.” Syukurlah, Tuhan memahami diri saya. Dengan pertolonganNya, saya menyadari bahwa yang saya katakan kepada diri saya itu adalah kebohongan. Tuhan ada bersama saya. Ia akan memampukan saya. Ia akan menolong saya memimpin gereja ini ke tempat mana Ia kehendaki.

Ingatlah, Anda lebih dari pemenang. Maka berjuanglah dengan sikap seorang pemenang. Percayalah bahwa Yesus akan menolong Anda berubah. Memampukan Anda untuk melampaui situasi tersebut. Memberi Anda kekuatan untuk memenangkan peperangan.

Sikap yang penuh iman akan memimpin kepada tindakan yang penuh iman. Keyakinan yang saleh akan memimpin kepada kebiasaan yang saleh. Anda bukanlah korban. Bersama Kristus, Anda adalah seorang pemenang.

DOA KEKUATAN

Aku bukanlah korban dari situasiku, ya Tuhan, tetapi aku adalah pemenang melalui kuasa Kristus. Hari ini tolonglah aku untuk hidup sebagai seorang anak Raja.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top