Menghadapi Kecaman

Sabtu, 24 September 2022

Bacaan : 1 Petrus 4 : 12-19

Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu. (1 Petrus 4:16)

Saya ingat ketika seseorang pernah menulis sebuah artikel negatif mengenai gereja kami dan saya sendiri. Dalam beberapa menit komentar-komentar kebencian mulai mengalir masuk. Sekalipun saya sudah berdoa supaya bisa tebal muka dan berhati lembut, tapi sepertinya muka saya terlalu tipis dan hati saya jauh dari lembut terhadap orang-orang yang penuh kebencian ini.

Oleh kasih karunia Allah, saya memiliki jadwal penerbangan keluar kota pada sore hari itu. Begitu pesawat kami lepas landas, saya tidak punya akses terhadap apa perkataan orang-orang (di pesawat tidak ada wifi dan tidak boleh menyalakan ponsel). Kami terbang tinggi dan semakin tinggi di udara, dan saya naik ke langit, semua orang dan segala sesuatu di muka bumi tampak sangat kecil.

Untuk beberapa alasan, saya merasa lebih dekat dengan Tuhan ketika berada di atas awan-awan, dan masalah-masalah yang ada di bumi tampak kecil dan jauh. Di saat itulah saya tersadar. Jika saya berpikiran-duniawi dan berpusat-pada-diri-sendiri, saya akan selalu merasa sakit karena orang-orang yang mengkritik. Tetapi jika saya dekat kepada Tuhan dan hidup saya adalah milikNya, maka dengan iman, saya bisa bangkit seperti pesawat yang naik terbang di atas kritik-kritik yang berpikiran-sempit.

Jika Anda menghadapi kritikan atau kecaman (atau jika Anda yang melakukannya), berbaliklah kepada Allah. Hadapilah kritikan. Bertahanlah. Dan dengan kuasaNya, terimalah itu. Jangan kaget jika pencobaan datang. Dan ambillah langkah lain. Bersukacitalah bahwa dalam beberapa hal kecil Anda menderita bersama dan untuk Pribadi yang telah menderita untuk Anda.

DOA KEKUATAN

Tuhan Yesus, tolonglah aku untuk mengikuti teladanMu dan menerima kritikan, karena seringkali orang lain tidak akan memahami ketika aku hidup bagiMu.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top