Jumat, 23 September 2022
Bacaan : Kisah Para Rasul 3 : 17-26
Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan, agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, … (Kisah Para Rasul 3:19-20)
Setiap kita pernah melakukan hal-hal yang tidak dapat dibatalkan. Misalnya SMS. Begitu Anda klik Kirim, tidak bisa menariknya kembali, oleh sebab itu Anda harus sangat berhati-hati dengan apa yang Anda katakan. Saya sering melakukan perjalanan keluar kota untuk bekerja, tetapi Amy dan saya selalu berkomunikasi melalui chat. Karena kami telah menikah—dan hanya karena kami telah menikah (Ibr 13:4)—kadang-kadang kami senang saling berkirim puisi Kidung Agung, kalau Anda mengerti maksud saya.
Suatu malam, Amy mengirim chat kepada saya tentang kami yang sedang berjalan-jalan di kebun anggur atau semacam itu, jadi ketika saya kembali ke kamar saya sekitar jam 11 malam, saya membalas chat nya tentang bagaimana saya menyukai kawanan dombanya. Hanya dengan cara yang agak lebih vulgar. Oke, memang lumayan vulgar.
Sayangnya, begitu saya klik Kirim, saya menyadari bahwa saya telah membalasnya ke percakapan yang salah. Saya telah membuka dua percakapan dengan Amy: percakapan kami pribadi dan satu percakapan di grup pada pagi hari itu. Saya telah mengirimkan chat yang sangat romantis ke grup teman-teman istri saya!
Maka di situlah saya, sangat panik, memandangi ponsel saya saat berdering.
“Oh, hai, sayang. Aku sedang memikirkan kamu.”
“Kamu sadar nggak apa yang kamu lakukan?”
“Iya, aku tahu!”
Jangan kuatir—tidak ada seorang pun yang akan tahu apa yang ada dalam chat tersebut. Kami mengundang setiap pasangan dalam grup itu untuk makan malam di restoran yang bagus, dan kami mentraktir mereka supaya mereka tetap menjaga rahasia.
Anda tidak bisa membatalkan pesan yang terkirim.
Anda tidak bisa menarik kesalahan masa lalu.
Tetapi Anda bisa bertobat.
DOA KEKUATAN
Ya Bapa, aku sangat bersyukur karena kasih karuniaMu yang tak terbatas. Ketika aku gagal, Engkau selalu mengampuni aku dan menyambut aku.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

