Membentuk Karakter Anda

Senin, 31 Juli 2023

Bacaan : Yakobus 1 : 2-8

Tetapi sekarang, ya TUHAN, Engkaulah Bapa kami! Kamilah tanah liat dan Engkaulah yang membentuk kami, dan kami sekalian adalah buatan tangan-Mu. (Yesaya 64:8)

Bagaimanakah Tuhan membentuk karakter kita? Kita tidak menyukai jawabannya tetapi kita tahu bahwa ini benar: melalui penderitaan.

Kalau Anda berkata bahwa Tuhan tidak bermaksud menggunakan penderitaan, lalu apa yang Anda pikir Dia akan lakukan? Sukacita membawa hal yang luar biasa dalam jiwa Anda—ia menenangkan, dan menguatkan, dan menyembuhkan. Tetapi sukacita tidak mengubahkan karakter orang seperti halnya penderitaan. Anda tidak bertumbuh ketika hidup baik-baik saja. Setiap orang tua tahu hal ini. Anak-anak menginginkan es krim dan video game. Tetapi anak akan bertumbuh menjadi narsisis kalau mereka hanya diberikan es krim dan video game. Kekudusan yang paling bersinar, kasih yang paling tulus dan mulia ditunjukkan oleh mereka yang telah mengalami penderitaan dalam hidupnya. Dan Yesus adalah yang terbaik di antara mereka.

Kerinduan kita akan kehidupan terus membuat kita bingung tentang tujuan hidup. Anda mendambakan kehidupan seperti yang seharusnya. Dan itu akan tiba kawan, pasti. Tak lama lagi. Tetapi sementara itu, tujuan hidup di saat ini bukanlah untuk berlibur ke Hawaii, atau apapun versi kebahagiaan menurut Anda. “Pendidikan” Anda untuk saat ini, tujuan kedewasaan adalah kekudusan, keindahan Yesus Kristus yang dibentuk di dalam diri Anda.

~***~

Saatnya untuk sedikit lebih jujur. Tujuan hidup Anda bukanlah “hidup bahagia yang sederhana.” Bagaimanakah perasaan Anda tentang hal itu? Seberapa banyak waktu dan tenaga yang Anda curahkan untuk “kebahagiaan” versi Anda?

From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top