Senin, 2 Oktober 2023
Bacaan : Yohanes 10 : 25-30
Aku akan tinggal di antara kamu … (Imamat 26:11—BIMK)
Saat Anda mengalami berbagai cara Yesus yang indah dan intim untuk menyembuhkan batin Anda, ingatlah selalu bahwa esensi doa kesembuhan adalah selalu untuk memfasilitasi kehadiran Yesus ke dalam tempat kehancuran yang spesifik. Hal apapun lainnya yang mungkin terlibat, selalu mulai dengan, “Yesus, datanglah ke sini dan sembuhkanlah.”
Oswald Chambers, seorang penulis tentang doa, berkata, “Ide doa bukanlah untuk mendapatkan jawaban dari Tuhan.” Astaga—bukan ya? Lalu apa tujuannya? “Doa adalah kesatuan yang sempurna dan utuh dengan Tuhan.” Suatu kebenaran yang penuh kuasa terungkap di sini.
Kesatuan dengan Allah adalah tujuan dari keberadaan Anda. Ini bukan sekedar percaya kepada Allah, meskipun itu lebih baik dari pada tidak percaya kepada Allah. Bukan hanya sekedar yakin kepada Allah, meskipun itu jauh lebih baik daripada hanya sekedar percaya kepada Tuhan. Bahkan bukan hanya untuk menyembah Tuhan, meskipun itu tetap lebih tinggi.
Takdir jiwa manusia adalah kesatuan dengan Allah. Kesatuan yang sama yang Yesus bicarakan tentang BapaNya adalah takdir Anda juga. Itulah tujuan Anda diciptakan. Doa adalah alat utama untuk membawa Anda dekat kepadaNya, untuk mencurahkan isi hati Anda di hadapanNya sehingga Anda bisa menerima hatiNya kepada Anda. Anda mempunyai jiwa. Tuhan pun juga.
~***~
Apakah kesatuan dengan Allah merupakan sesuatu yang Anda cari secara rutin? Berdoalah: Allah Bapa, Yesus, Roh Kudus, aku mengundang hati dan jiwaMu untuk bersatu dengan hati dan jiwaku. Tunjukkanlah kepadaku di mana aku memerlukan lebih lagi—lebih banyak kesembuhan, lebih banyak diriMu. Aku berdoa untuk kesatuan denganMu, Tuhan!
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

