Keragu-raguan Bukanlah Kebajikan

Selasa, 24 Januari 2023

Bacaan : Yohanes 20 : 24-29

Kemudian Yesus berkata kepada Tomas, “Lihatlah tangan-Ku, dan taruhlah jarimu di sini. Ulurkan tanganmu dan taruhlah di lambung-Ku. Jangan ragu-ragu lagi, tetapi percayalah!” (Yohanes 20:27BIMK)

Saya tidak ingat topik apa yang sedang saya bicarakan dengan teman saya waktu itu—ada hubungannya dengan Kekristenan—tetapi saya mengingat respon teman saya: “Wah, saya tidak terlalu yakin,” katanya. Dan saya pikir itu adalah sikap yang rendah hati dan anggun. Sekarang sudah lewat lima tahun sejak waktu itu dan dia masih berkata, “Saya tidak terlalu yakin.” Jadi saya melihat apa yang sebenarnya terjadi. Ia telah memilih keragu-raguan, sebuah sikap yang dihargai pada masa kini.

Keragu-raguan itu “ada”. Kita menerimanya karena itu terasa “otentik”. Maka keragu-raguan, menyamar sebagai kerendahan hati, telah menjadi suatu kebajikan, sebuah persyaratan untuk mendapatkan rasa hormat. Orang-orang yang berkeyakinan kuat justru dicurigai. Banyak orang Kristen yang saya kenal telah terbiasa dengan semacam keragu-raguan yang santai; mereka mempercayainya sebagai keputusan karakter yang tulus, dan mereka pikir itu adalah suatu kebajikan. Saya menghargai keinginan untuk bersikap rendah hati, dan ketakutan untuk menjadi dogmatis. Saya pikir ini adalah pemikiran yang baik. Tapi sahabatku, sikap penuh keyakinan bukanlah musuh. Yang merupakan musuh adalah kesombongan, tinggi hati. Bukan keyakinan.

Lihatlah Yesus (yang selalu bersikap kontra-budaya). Tidak ada yang perlu dipertanyakan mengenai ketulusan, kerendahan hati, atau keanggunanNya. Tetapi —ini akan mengejutkan bagi banyak orang—keragu-raguan bukanlah hal yang Yesus junjung tinggi. Sebaliknya Ia mau supaya Anda percaya.

~***~

Adakah keragu-raguan telah merangkak masuk dalam hidup Anda? Apakah Anda telah membuat kesepakatan dengan keragu-raguan, karena rasanya seperti sikap rendah hati? Apakah makna kalimat ini bagi Anda: “Jangan ragu-ragu lagi, tetapi percayalah!”

From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top