Kehidupan Daring Anda

Sabtu, 9 Januari 2021

Bacaaan : Matius 5 : 13-16

Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi. Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi semua orang di dalam rumah itu. Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Matius 5:14-16)

You’ve Got Mail (yang dibintangi oleh Meg Ryan dan Tom Hanks) adalah film favorit saya. Mungkin karena tokoh utamanya memiliki toko buku kecil, atau mungkin karena begitu banyak pemakaian lampu kelap-kelip, bunga daisy, tisu, dan rok selutut, tetapi kalau film ini diputar di televisi, saya pasti tidak akan beranjak dari depan TV.

Ketika film itu baru keluar, ide bahwa Anda akan berkenalan dengan seseorang dari internet masih sangat asing dan mengerikan karena itu masih merupakan hal yang tidak umum. Tapi itu tidak berlaku lagi sekarang. Sekarang internet menyatukan kita bersama, dan saya bersyukur karenanya. Pada masa-masa yang baik saya telah melihat internet sebagai sesuatu yang dapat mempertemukan kembali sahabat lama yang mungkin sudah lama terpisah.

Ayat hari ini berbicara tentang menjadi terang dunia. Kita harus menjadi terang di manapun kita berada, bahkan dalam dunia daring.

Sebelum saya mulai menulis buku, saya memulai sebagai seorang blogger (Anda bisa membaca blog saya di anniefdowns.com/blog). Ketika saya baru pertama memulai, saya mengenal sekitar lima orang yang juga mempunyai blog. Saya hanya mulai menulis untuk kelima orang tersebut. Untuk teman-teman saya. Saya mulai menceritakan keseharian saya mengajar sebagai guru SD, pengalaman saya di gereja, dan hal-hal konyol yang sering saya alami. Dan sebelum saya menyadarinya, banyak orang yang tak saya kenal yang ikut membacanya.

Pengunjung blog saya telah melihat kehidupan saya secara langsung, dan cahaya saya, terkadang berkabut dan terkadang berkedip-kedip, telah menyinari orang-orang yang mengunjungi website saya setiap kali saya menulis di blog saya. Dan nama Tuhan dimuliakan, sekalipun saya melakukan kesalahan. Para pembaca tidak harus mengenal saya supaya mereka dapat mengalami Tuhan melalui kehidupan saya.

Kita harus menjadi terang di manapun kita berada, bahkan dalam dunia daring.

Medianya tidaklah penting. Facebook. Twitter. Blog. Instagram. Pinterest (Anda bisa mengikuti akun saya @anniefdowns di semua platform tersebut). Anda mempunyai begitu banyak kesempatan untuk memancarkan cahaya, untuk membagikan tentang Allah, untuk membuat Dia dikenal di antara orang-orang yang mendengarkan Anda. Tetapi internet sesungguhnya bukanlah tempat yang senang menyambut Kristus. Dibutuhkan keberanian untuk membagikan iman Anda dan menjadi terang bagi Yesus, entah secara daring atau tidak. Kita perlu melihat teknologi sebagai alat yang Tuhan berikan untuk memuliakan namaNya, bagaimanapun kelihatannya atau seberapapun orang yang akan “unfollow” akun kita. Marilah kita semua menjadi berani di media daring kita.

JADILAH BERANI: Ambillah foto sampul buku ini, dan postinglah di media sosial Anda. Ajaklah teman Anda untuk bergabung bersama Anda dalam perjalanan 100 hari ini. Jangan lupa gunakan tagar #100daystobrave !

From “100days ro Brave” by Annie F. Downs

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top