Kehendak Tuhan yang Sempurna

Selasa, 26 April 2022

Bacaan : Lukas 22 : 39-46

“Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.” (Lukas 22:42) 

Bertahun-tahun yang lalu, adik ipar saya, David, menderita sakit. Ia dirawat di rumah sakit, maka kami meminta semua orang yang kami kenal untuk mendoakannya—untuk kesehatannya, kesembuhannya, dan pemulihan yang sempurna. Minggu berganti minggu, kami berdoa dan berdoa. Namun setelah beberapa bulan, Tuhan menyembuhkan David dalam cara yang tidak kami rencanakan. Adik ipar saya, yang baru berumur 34 tahun, meninggalkan dunia ini dan kembali kepada Bapa di surga.

Istri saya kehilangan adik laki-laki satu-satunya. Mertua saya kehilangan anak laki-laki satu-satunya. Kami sangat terpukul dan sangat sulit untuk tidak bertanya, “Di mana Tuhan waktu itu? Mengapa kami harus kehilangan David?”

Saya membantu melayani pemakaman, dan saya mengundang orang-orang untuk mengenal Yesus yang telah mengubah hidup David dan membebaskannya dari ikatan masa lalu yang kelam. Hari itu banyak orang merespon dan mengundang Kristus ke dalam hatinya, termasuk Paman Blue, seorang yang baik dan salah satu anggota keluarga kesayangan kami.

Beberapa waktu yang lalu saya dan Amy merenungkan efek positif yang dapat kami saksikan dari banyak kehidupan—semua karena Tuhan tidak menjawab doa kami seperti yang kami inginkan. “Maukah kamu menukarkan segala sesuatu yang terjadi untuk mendapatkan adikmu kembali?” saya bertanya. Tanpa ragu-ragu ia menjawab, “Tidak akan. Apa yang Allah kerjakan melalui kehilangan kita itu jauh lebih besar dari apa yang dapat kubayangkan.”

Kehendak Allah sangatlah penting di dalam doa-doa kita. Anda tidak selalu mendapatkan apa yang Anda inginkan di waktu Anda yang Anda inginkan. Tetapi Anda dapat selalu berjalan dalam iman dan mempercayai kehendak Allah sepenuhnya.

DOA KEKUATAN

Ya Tuhan, ada begitu banyak hal yang tidak kupahami tentang jalanMu. Hari ini tolonglah aku untuk berjalan karena percaya dan bukan karena melihat, percaya sepenuhnya pada rancanganMu yang mulia bagi kehidupanku.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top