Rabu, 27 April 2022
Bacaan : Mazmur 138
Kita tahu, bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak-Nya. (Yohanes 9:31)
Beberapa waktu yang lalu saya mengunjungi salah satu lokasi gereja kami di kota lain. Seorang pria yang berdiri bersama tim pemimpin, dengan senyuman lebar di wajahnya, adalah mantan asisten pelatih dari tim tenis saya waktu kuliah, salah satu pemuda Australia yang dulunya hidup sangat bebas dan senang berpesta. Ia telah menjadi Kristen bertahun-tahun yang lalu dan sekarang melayani bersama saya dalam tim gereja kami. Sungguh luar biasa bukan?
Ini membuat saya mengingat kembali ketika saya masih menjadi orang percaya baru, dan merasa kecewa karena Tuhan tidak menolong saya melompati palang setinggi 1,8 m supaya teman-teman Australia saya mau datang kepada Kristus. Tetapi setelah saya menengok ke belakang, saya tahu bahwa kalau saya berhasil melompatinya, tidak banyak yang akan berubah pada diri mereka. Mereka akan berkata, “Oh, kamu pasti atlet lompat tinggi!” dan kemudian mereka tertawa, minum lebih banyak bir, dan kembali membicarakan betapa anehnya diri saya.
Tetapi karena saya gagal melompati palang tersebut pada hari itu, saya terus berdoa untuk mereka semua tahun demi tahun. Dan sekarang saya melihat Allah menjawab doa saya. Bukan hanya dengan pria yang telah menjadi anggota tim di gereja saya ini, tetapi juga dengan semua mantan rekan satu tim saya yang telah mengirim email dari Australia dan memberitahu bahwa mereka menyaksikan siaran siniar gereja kami. Saya masih tetap berdoa untuk mereka dan saya tahu bahwa Allah sedang bekerja dalam hati mereka.
Sangat mudah untuk merasa patah semangat ketika doa-doa kita sepertinya tidak dijawab. Tetapi Allah itu setia dan selalu bekerja. Kita bisa mempercayaiNya—hari ini dan selamanya.
Doa Anda untuk orang lain mungkin tidak akan mengubah mereka. Tetapi itu pasti akan mengubah Anda.
DOA KEKUATAN
Ya Tuhan, berikanlah aku kesabaran untuk bertekun dan terus berdoa bagi orang-orang dalam hidupku yang membutuhkan Engkau.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

