Rabu, 2 Desember 2020
Bacaan : 1 Yohanes 2 : 1-6
Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. (1 Yohanes 2:6)
Saya menyukai kaki saya. Tidak seperti jari-jari tangan saya yang seperti sosis, jari-jari kaki saya bentuknya cukup bagus. Saya senang di-pedicure. Saya telah membayangkan warna cat kuku apa yang akan saya pakai, dan saya ingin memakai warna kuning cerah di kuku kaki saya.
Saya sudah mantap dengan pilihan saya, tetapi teman-teman saya mendorong saya ke pilihan lainnya di menit-menit terakhir, seperti beberapa variasi warna pink. Tetapi saya tidak bisa menahan keinginan akan warna itu lagi. Dan saya memilih untuk melihatnya sebagai pilihan warna yang berani, oke?
Ketika saya masih kecil, saya biasanya selalu memakai sepatu tenis. Sebagai seorang pemain bola yang tomboy, saya selalu memilih sepatu jenis ini. Sepatu tenis adalah pilihan yang aman—mereka selalu berada di tempatnya (tidak seperti sepatu flip-flop, yang bisa flip ke sini dan flop ke sana), sepatu ini sangat nyaman (tidak seperti sepatu hak tinggi), dan cukup awet juga. Sesungguhnya, sekarang ketika saya memikirkannya, saya masih menyukai sepatu seperti itu.
Tenis membuat kita bisa melakukan hal-hal yang luar biasa dengan kaki kita, tetapi satu hal yang paling benar untuk memuliakan Allah dengan kaki Anda adalah untuk memimpin. Memimpin orang-orang menuju hidup yang berkelimpahan dan menuju hubungan yang sejati dengan Allah yang sejati. Memimpin orang-orang menjauh dari dosa serta pilihan-pilihan yang menyakitkan. Memimpin orang-orang dengan jalan hidup Anda.
Satu hal yang paling benar untuk memuliakan Allah dengan kaki Anda adalah untuk memimpin.
Bagi banyak orang, memimpin seseorang atau sesuatu adalah hal yang menakutkan. Bagi orang lain, itu adalah hal yang alami—mungkin kemampuan mereka yang terbaik. Tetapi kemampuan apapun yang Anda miliki, menggunakan kaki Anda untuk memimpin orang lain tetap membutuhkan keberanian.
Dalam lari jarak jauh, ada satu hal yang perlu Anda ingat: entah Anda memakai cat kuku warna kuning, membantu tetangga sebelah yang sudah tua memotong rumput di halamannya, atau mencuci pakaian anak-anak jalanan di India, Anda diciptakan untuk berjalan sebagaimana Tuhan Yesus berjalan. Untuk melayani. Karena begitu besar kasih Allah pada kita, kita dapat mengasihi dan memimpin sesama kita. Dan kita tidak perlu merasa takut. Kita bisa menjadi berani.
Jadi ambillah langkah itu dan mulailah berjalan dan berbicara. Milikilah keberanian dan biarkan kaki Anda memimpin langkah Anda di jalur yang Allah sediakan bagi Anda.
JADILAH BERANI : Di area/bidang manakah Anda sudah berhasil atau mulai memimpin? Bersyukurlah kepada Tuhan atas hal itu dan mintalah lebih banyak peluang lagi kepadaNya.
From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

