Minggu, 3 April 2022
Bacaan : Mazmur 145 : 1-13
Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu! (1 Tawarikh 16:11)
Saya mempunyai enam orang anak, dan saya selalu dekat dengan setiap mereka, terutama ketika mereka masih kecil. Anak perempuan saya yang satu selalu ingin membaca dengan saya sebelum ia kemudian terbuka dan curhat kepada saya. Anak perempuan yang lain sangat pendiam seperti tikus sepanjang hari, tapi menjelang waktu tidur, bum!—ia seperti seorang DJ yang sedang siaran radio! Anak laki-laki saya yang satu biasa berkata, “Papa, bisakah kita pergi jalan-jalan?” dan ia menarik tangan saya. Ada sesuatu yang istimewa dalam menggandeng tangan seorang anak kecil dan mendengarkan ia bercerita tentang harinya. Anak laki-laki saya yang lain membutuhkan waktu sejam atau lebih bergulat dan bercanda sebelum ia cukup lelah dan akhirnya mau bercerita.
Saya rasa setiap kita terkoneksi dengan Tuhan dengan cara yang berbeda-beda pula. Berdoa bukan hanya sekedar berlutut di samping tempat tidur dengan tangan tertutup. Mungkin Anda senang menyanyi atau bersenandung nada-nada pujian saat Anda berdoa kepada Allah. Mungkin Anda senang mengambil waktu untuk menuliskan isi pikiran Anda kepadaNya. Mungkin Anda senang berbicara keras-keras, dan terutama setelah hari yang berat, Anda hanya ingin menumpahkan isi hati Anda kepada Bapa, berbicara dan menangis dan bahkan berteriak.
Atau jika Anda melewati hari yang luar biasa, mungkin Anda akan berekspresi, “Wow, Tuhan, matahari terbenam yang sangat indah! Tuhan luar biasa deh! Keren banget!” Mungkin Anda mendengar sesuatu yang lucu, dan Anda menceritakan lelucon kepada Tuhan. Tentu saja Dia sudah pernah mendengarnya, tapi Anda tahu, seperti seorang ayah yang mengasihi dan memeluk anak-anaknya di pangkuannya, Ia tertawa dan berbagi sukacita yang sama dengan Anda.
Apapun yang Anda lakukan, dan bagaimanapun Anda melakukannya, carilah Tuhan setiap hari.
DOA KEKUATAN
Allah Bapa, terima kasih karena bersamaMu aku bisa menjadi diriku sendiri hari ini, berdoa seperti caraku. Terima kasih karena Engkau mendengarkan aku. Aku bersyukur karena Engkau mau meluangkan waktu bersamaku.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

