Rabu, 4 Januari 2022
Bacaan : Pengkhotbah 3 : 10-14
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir. (Pengkhotbah 3:11)
Tujuan Anda dijadikan adalah untuk pembaruan segala sesuatu. Allah telah memberikan kepada Anda hati untuk kerajaanNya—bukan suatu pemahanan aneh dan canggung tentang surga, melainkan kenyataan tentang dunia yang diperbarui. Ini adalah salah satu hal terpenting yang dapat Anda ketahui tentang diri Anda sendiri. Apakah Anda mengetahui hal ini tentang diri Anda sendiri? Kapankah terakhir kali Anda memberitahu diri sendiri: “Selamat pagi, kamu punya hati untuk kerajaan Allah”, saat Anda memandang di cermin pada pagi hari? Ini menjelaskan banyak hal tentang diri Anda, ini akan sangat menolong Anda. Ini akan menjelaskan mengenai kemarahan Anda dan semua kecanduan Anda. Ini akan menjelaskan seruan Anda akan keadilan, dan juga menjelaskan tumbuhnya keputusasaan, kepasrahan, sinisme, serta kekalahan.
Kalau Anda mau mendengarkan jiwa Anda dengan kebaikan dan kasih sayang ini, Anda akan mendengar gema pengharapan yang sangat berharga sehingga Anda hampir tak dapat berkata-kata, harapan besar yang hampir tak dapat Anda rangkul. Allah telah menaruhnya di sana. Ia juga menghembuskan janji ke bumi ini, itu adalah bisikan yang terus datang kepada Anda di masa-masa penuh kebaikan. Tapi tentu saja, rahasia ketidakbahagiaan Anda serta jawaban atas penderitaan bumi adalah satu hal yang sama—Anda mendambakan kerajaan Allah. Anda merindukan janji Tuhan akan pemulihan segala sesuatu.
~***~
Tuhan Yesus—pulihkanlah pengharapanku tahun ini. Perbaruilah harapanku bahwa Engkau akan memperbarui segala sesuatu, termasuk kehidupanku.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

