Harta yang Berharga

Jumat, 22 Oktober 2021

Bacaan : Matius 6 : 19-24

Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; … Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. (Matius 6:20-21)

Saya tidak akan pernah melupakan Thelma dan Louise, tikus sawah yang pindah ke rumah kabin kami di gunung pada musim dingin di mana saya meninggalkan tempat makan burung penuh berisi makanan menempel di dinding ruang tamu.

Sementara kami pergi, tamu kecil berbulu ini sibuk menyimpan makanan burung ini di setiap sudut atau celah yang memungkinkan. Saya melihat mereka mengisi mulut mereka sampai pipinya menggembung dan berjalan bolak-balik untuk menyimpan harta mereka ini untuk pesta suatu hari nanti, berpikir bahwa tak lama lagi mereka akan bisa tiduran di dalam kotak korek api dan menikmati hidup mereka.

Lalu datanglah musim semi, kami menemukan tumpukan makanan burung tersebar dalam kotak tersembunyi, dalam lemari, laci, bahkan di antara sprei tempat tidur.

Sayangnya, kami juga menemukan tubuh Thelma dan Louise tertelungkup karena kelelahan di samping tempat makan burung yang sudah kosong. Mereka bekerja keras sampai mati dalam usahanya yang sia-sia untuk mengumpulkan harta.

Anda tahu, harta bisa muncul dalam berbagai bentuk dan ukuran. Tempat makan burungnya Thelma dan Louise ini bagi orang lain bisa berupa uang, pakaian yang trendi, rumah yang besar, iPhone terbaru, atau mobil yang keren. Bisa juga mempunyai seorang anak yang sangat cerdas. Atau perut yang berotot. Atau reputasi sebagai pekerja keras.

Harta adalah sesuatu yang kita anggap cukup penting untuk kita perjuangkan … untuk didambakan … dan rela berkorban demi hal itu.

Namun harta duniawi—meskipun kelihatannya adalah sesuatu yang permanen ketika kita memperjuangkannya—akan lenyap, terkikis, atau tersingkirkan. Satu-satunya harta yang kekal adalah yang tersimpan di surga, yaitu jiwa-jiwa yang kita kenalkan kepada Tuhan Yesus.

Harta kita yang paling berharga adalah sesuatu yang untuknya kita meluangkan waktu dan tenaga kita yang paling banyak. Apakah harta Anda yang paling berharga?

Ya Tuhan yang kekal,

Tolonglah aku hari ini untuk dapat mengartikan dan memfokuskan kembali apakah yang menjadi hartaku yang paling berharga.

From ” Too Blessed To Be Stressed . . . Inspiration for Every Day” by Debora M. Coty

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top