Senin, 21 Maret 2022
Bacaan : Yohanes 8 : 31-36
Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka.” (Yohanes 8:36)
Terkadang kita merasa mandeg dan mulai bertanya-tanya apakah kita akan pernah berubah. Kita membiarkan orang lain memberi label kepada diri kita dan kita mulai mempercayai mereka. Kita merasa dihantui oleh kesalahan masa lalu dan tidak tahu bagaimana caranya melangkah maju.
Apapun yang sudah pernah Anda lakukan atau belum Anda lakukan, kuasa Allah cukup besar untuk mengubahkan Anda. Tidak ada dosa yang terlalu besar untuk kasih karuniaNya. Tidak ada kebiasaan yang terlalu besar untuk penyembuhanNya. Tidak ada label yang terlalu kuat untuk kasihNya. Saya katakan dengan cara lain, karena saya ingin Anda mempercayai hal ini: Kuasa Allah jauh lebih besar daripada masa lalu Anda.
Dan kuasaNya itu berakar pada kasihNya kepada Anda. Dia jauh lebih mengenal Anda, tak peduli bagaimanapun orang lain memberi label terhadap diri Anda—atau Anda memberi label terhadap diri sendiri. Apa yang benar tentang diri Anda saat ini tidak harus menjadi kebenaran untuk nantinya. Tujuan utamanya bukanlah untuk “menemukan diri Anda kembali” dengan berusaha keras menjadi sosok yang sempurna, melainkan mengijinkan Allah untuk mendandani Anda secara ekstrim dengan cara mengungkapkan diri Anda yang sebenarnya di dalam citra Allah, yang telah dimerdekakan melalui Kristus. Apa yang sudah terjadi di masa lalu tidak harus menjadi masa depan. Allah sanggup dan akan menghancurkan label yang telah membelenggu Anda.
Anda memiliki kemerdekaan dalam Kristus untuk menjadi diri Anda sebagaimana yang Tuhan rancangkan bagi Anda.
DOA KEKUATAN
Ya Bapa, aku sangat bersyukur karena Engkau mengetahui segala sesuatu yang telah kuperbuat dan tetap mengasihiku. Berikanlah aku kekuatan untuk mengatasi kesalahan masa laluku dan untuk melangkah menuju kepenuhan diriku sebagaimana Engkau telah menciptakan aku.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

