Selasa, 5 April 2022
Bacaan : Matius 6 : 5-8
Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:6)
“Bro, apa kabar?” tanya teman saya. “Senang melihatmu, Craig.”
“Wow, senang melihatmu juga, Bro,” jawab saya. Kami bertemu saat makan siang, selain karena sudah lama tidak berjumpa kami juga mau membicarakan kemungkinan teman saya dan keluarganya untuk bergabung dengan gereja kami. Kami mengobrol dan ketika makanan kami datang, saya menyadari sesuatu.
“Ya Bapa di surga, Pencipta yang Agung dan Penopang dalam segala hal yang baik,” teman saya mulai berdoa. Suaranya tiba-tiba terdengar seperti ia sedang demam, dan pada awalnya saya melihat sekeliling untuk memastikan dengan siapa dia berbicara. Lalu saya menyadari bahwa ini adalah “suara berdoa” teman saya ini. Saya tidak ingin menghakimi, tetapi ia lebih kelihatan sedang tampil daripada sedang berdoa.
Kadang-kadang kita lupa bahwa kita bisa berbicara kepada Tuhan sama seperti kita berbicara dengan orang lain. Bayangkan kalau salah seorang anak saya datang kepada saya, berhenti di jarak beberapa meter, dan berkata, “Yang mulia, ayah yang berkuasa di seluruh rumah kami, kami meminta berkatmu berupa uang saku untuk makan siang di sekolah pada hari ini.” Saya tentu akan segera membawa mereka ke dokter, bukan?
Waktu anak-anak saya masih kecil, mereka akan datang dengan berlari dan merangkak ke pangkuan saya. Mereka berkata, “Papa, aku sayang papa. Main di taman yuk.” Kepolosan dan ketulusan mereka menyentuh hati saya setiap kali saya mendengar suara mereka.
Allah, sebagai Bapa Surgawi kita, ingin kita berbicara kepadanya dengan keaslian yang sama. Anda tidak perlu bersuara bak seorang pujangga seperti Shakespeare atau King James. Dalam Alkitab kita melihat orang-orang berbicara kepada Tuhan di tengah-tengah situasi yang emosional, termasuk kemarahan, ketakutan, dan depresi.
Sementara Anda tetap harus menjaga sikap hormat, Anda bisa berdoa dengan jujur kepada Tuhan.
DOA KEKUATAN
Ya Bapa, hari ini aku mau berbicara kepadamu tanpa berusaha mendapatkan kata-kata yang tepat, karena Engkau selalu mendengar apa yang ada dalam hatiku.
From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

