Anda Hidup bagi Allah

Rabu, 26 April 2023

Bacaan : Roma 6 : 1-12

Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia. (Roma 6:8) 

Saya sedang berada jauh di tengah serangan, dan satu-satunya ayat yang bisa saya ingat untuk jadi pegangan adalah, “Demikianlah hendaknya kamu memandangnya: bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus” (Roma 6:11). Saya mengucapkannya berulang-ulang. Itu memberikan saya kekuatan untuk melawan penghinaan dan penghakiman.

Dengan mengulang-ulang ayat tersebut, nampaknya musuh dapat dilemahkan.

Sangatlah penting mengingat hal ini: masalahnya bukanlah adanya dosa, melainkan penyerahan diri dan penundukan hati kita. Yang berikutnya adalah tujuan musuh yang sebenarnya—memisahkan kita dari Tuhan dan dari diri kita sendiri. Saya pikir kebanyakan orang Kristen tidak pernah melihat peperangan ini. Mereka pikir mereka menginginkan hal-hal yang jahat, dan mereka menerima tuduhan hati mereka sendiri sebagai vonis yang benar. Kemudian mereka berasumsi bahwa, tentu saja, Allah akan menjauh dan mereka hidup di bawah kenyataan tersebut selama bertahun-tahun. Mereka berpikir bahwa seperti itulah kehidupan Kristen.

Tetapi bukan seperti itu.

Atau setidaknya, tidak harus seperti itu. Dosa bukanlah isi hati Anda yang sebenarnya—itu adalah musuh Anda. Anda bisa melawan. Anda harus menjaga hati Anda. Serangan itu akan terangkat, jika Anda berpegang teguh. Allah yang berperang dan kemenangan menjadi bagian Anda.

~***~

Ayat manakah dan kebenaran apakah yang biasanya Anda pegang ketika Anda sedang merasa “tertekan”? Kalau jawaban Anda adalah, Saya tidak bisa mengingat satu pun, mungkin ini saatnya Anda harus menemukan beberapa ayat! “Aku telah mati bagi dosa, tetapi hidup bagi Allah” bisa menjadi awal yang baik.

From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top