Sabtu, 18 Maret 2023
Bacaan : Matius 17 : 14-21
… Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, —maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu. (Matius 17:20)
Doa menyebabkan dilema. Anda ingin berdoa; itu sudah ada dalam sifat alami Anda. Anda benar-benar mau percaya bahwa Tuhan akan mengabulkan. Tetapi ketika sepertinya tidak begitu, apa akibatnya bagi Anda?
Saya pikir Tuhan juga ada dalam dilema; saya percaya Dia mau supaya Anda memperoleh jawaban yang benar, jawaban yang pasti. Kita memiliki pemahaman yang sangat tidak lengkap dan berbahaya akan situasi kita, seperti pikiran bahwa: Allah itu Mahakuasa. Ia tidak ikut campur. Jadi pasti bukan kehendakNya untuk campur tangan.
Ya—Allah itu berdaulat. Dan dalam kedaulatanNya Ia menciptakan dunia di mana pilihan manusia dan malaikat merupakan hal yang penting. Sangat penting. Pilihan Anda memiliki konsekuensi yang sangat besar. Sahabatku, doa itu tidak sesederhana, “Saya meminta, Tuhan tidak menjawab. Saya pikir Dia tidak mau.”
Anda telah memulai kisah paling menarik, penuh dengan petualangan, bahaya, dan keajaiban. Tidak ada yang lebih penuh pengharapan daripada gagasan bahwa melalui doa Anda, hal-hal bisa menjadi berbeda, Anda bisa memindahkan gunung, dan Anda mempunyai peranan dalam mewujudkan perubahan itu.
~***~
Renungkanlah sejenak—apakah Anda memandang doa sebagai, “Saya meminta, Tuhan tidak menjawab. Saya pikir Dia tidak mau” ? Apakah buah dari semua itu—iman, pengharapan dan kasih, ataukah keputusasaan yang mendalam? Yesus berkata, bahwa kita bisa mengenali segala sesuatu dari buahnya.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

