Kamis, 23 Februari 2023
Bacaan : Galatia 5 : 1-13
Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. (Galatia 5:24)
Pemikiran bahwa kita siap berbuat dosa saat niat pertama, tidak sanggup melakukan yang baik, dan jauh dari segala kemuliaan, merupakan pola pikir yang umum.
Ini sangat tidak alkitabiah.
Orang-orang berpikir ini mengacu pada Roma 7:18, di mana Paulus mengatakan, “Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik.” Perhatikanlah penekanan yang dia katakan. Ia tidak berkata, “Tidak ada sesuatu yang baik dalam diriku. Titik.” Yang ia katakan adalah bahwa “di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik” (BIMK: di dalam tabiat saya sebagai manusia; KJV: in my flesh = kedagingan). Kedagingan adalah sifat yang lama, kehidupan lama, sudah disalibkan bersama Kristus. Kedagingan adalah hal yang Tuhan singkirkan dari hati kita ketika Ia menyunat mereka oleh Roh Kudus, demikian Paulus menjelaskan dalam surat Galatia.
Ya, Anda tentu akan berperang melawan dosa. Anda harus memilih untuk hidup dengan hati yang baru, dan sifat alami Anda yang lama tidak hilang begitu saja tanpa perlawanan. Tetapi pertanyaan yang muncul adalah: Apakah Alkitab mengajarkan bahwa orang Kristen hanyalah pendosa—bahwa tidak ada sesuatu pun yang baik di dalam kita? Jawabannya adalah tidak! Kristus tinggal di dalam Anda. Anda memiliki hati yang baru. Hati Anda baik, dan hati yang baik itulah yang benar tentang diri Anda.
~***~
Versi manakah yang Anda percayai—bahwa hati Anda memang jahat, atau bahwa Yesus Kristus sekarang tinggal dalam hati Anda, Allah memberikan Anda kekudusanNya?
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

