Menyeberang Jembatan

Sabtu, 23 Juli 2022

Bacaan : Yesaya 41 : 8-14

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. (Ibrani 11:1)

Jembatan selalu membuat saya agak merasa takut. Coba pikirkanlah. Anda mengemudi beberapa ratus meter atau beberapa kilometer di atas sesuatu yang dalam, gelap, dan arus air yang berbahaya. Bagaimana jika ada kabel penahan yang putus? Atau tiang penyangganya tiba-tiba roboh? Maka di sanalah Anda, terjebak di bawah berton-ton air serta puing-puing jembatan.

Bisakah Anda bayangkan bagaimana kalau jembatan kita itu tidak kelihatan? “Ya, Craig, terus saja mengemudi sampai ke tepi sungai—memang sepertinya tidak akan ada apa-apa di sana, kamu hanya tidak bisa melihatnya saja. Jadi terus saja mengemudi, lurus ke tepian, dan jembatan itu akan mendukungmu sampai kamu sampai ke seberang.” Apakah Anda bersedia menyeberang dengan kondisi seperti itu?

Tentu saja, itulah yang sering terjadi ketika kita harus melangkah dalam iman dan mengikut Tuhan. Kita tidak bisa melihat langkah kita yang berikutnya, kita tidak yakin ke mana Ia memimpin kita, dan kita tidak tahu bagaimana kita akan sampai ke sana. Kita bisa percaya kepadaNya dan yakin akan pengharapan kita di dalam Dia. Tetapi terkadang rasanya masih menakutkan, seperti semacam vertigo yang Anda rasakan ketika melihat betapa dalamnya jurang sejauh mata memandang ketika Anda menyeberangi jembatan besar.

Kalahkanlah rasa takut rohani Anda akan ketinggian hari ini dan ambillah langkah berikutnya. Percayalah Tuhan akan menunjukkan jalannya.

DOA KEKUATAN

Terima kasih Tuhan, karena Engkau selalu setia kepadaku. Bahkan ketika aku takut, Engkau menguatkan aku untuk terus melangkah dalam iman. Aku bisa terus melangkah hari ini karena Engkau yang berada di depanku.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top