Jalan Mendaki

Jumat, 22 Juli 2022

Bacaan : Ibrani 10 : 34-39

Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu. (Ibrani 10:36)

Selama bertahun-tahun keluarga kami biasa pergi ke danau bersama teman-teman dekat. Sekitar 1 km dari rumah, ada tempat yang sepertinya adalah jalur pendakian paling curam di Oklahoma. Jalan ini mempunyai kemiringan yang rasanya sama curamnya seperti level tertinggi di treadmill di gym.

Setiap kali kami mencapai setengah jam menuju jalan tersebut, beberapa pejalan kaki selalu mulai bicara tentang keinginan untuk berhenti. Setiap langkah rasanya berat. Memandang ke atas, sepertinya kita tidak akan pernah mencapai puncak. Langkah demi langkah, pendakian itu rasanya mustahil untuk diselesaikan.

Pada saat itu, tanpa disangka seseorang berputar dan menengok ke belakang. Wow! Setiap saat rasanya mengejutkan melihat seberapa jauh kita telah berjalan. Pemandangannya selalu menakjubkan, dan semua itu layak diperjuangkan. Kemajuan yang kita capai menyegarkan semangat kita untuk mencapai akhir. Mungkin jalan yang harus ditempuh memang panjang, tetapi kita sudah berjalan sejauh ini.

Jika Anda sudah mengerjakan sesuatu untuk waktu yang cukup lama dan tidak merasa seperti Anda akan mencetak gol, ambillah waktu untuk berhenti sejenak. Lihatlah ke belakang. Mungkin Anda telah berjalan lebih jauh dari yang Anda kira. Catatlah semua yang telah Allah kerjakan. Rasakanlah semua kemajuan yang sudah Anda capai. Dan rayakanlah bahwa Allah masih belum selesai dengan Anda!

DOA KEKUATAN

Ya Tuhan, ketika jalanku mulai menanjak dan aku ingin menyerah, terima kasih karena Engkau memberiku semangat baru dan kekuatan untuk terus melangkah.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top