Rabu, 21 Juni 2023
Bacaan : 2 Korintus 3 : 1-18
Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah. (2 Korintus 5:20)
Salah satu alasan kita senang dengan teman-teman kita adalah karena kita menyukai diri kita ketika sedang bersama dengan mereka. Wow, apakah ini juga benar tentang Yesus?—Ketika saya dekat denganNya, saya menyukai diri saya. Ketika kita seperti berjarak, saya kacau. Mungkin penampilannya keren, menunjukkan wajah yang baik dalam segala hal, tetapi hidupnya hampa—seperti bunga potong. Seorang sahabat pernah berkata kepada saya, “Ketika saya tinggal di dalam Kristus atau Dia di dalam saya, atau entah bagaimana kamu menggambarkannya, segala sesuatunya berbeda—cara saya memandang diri saya sendiri, cara saya memandangmu. Saya menjadi pribadi yang saya inginkan.”
Ketika Anda mengasihi Yesus, mengalami Dia, dan mengizinkan hidupNya memenuhi hidup Anda, pribadi Yesus akan mengubahkan kepribadian Anda. Yang malu-malu menjadi berani dan yang berani menjadi sabar dan yang sabar menjadi tegas dan tegang menjadi bebas dan yang religius menjadi baik. Para murid, sahabat-sahabatNya, memandang kepada Yesus dan menjadi seperti Dia. Mengasihi Yesus akan menolong Anda untuk menjadi manusia yang sebagaimana mestinya.
Kita bukan satu-satunya yang membutuhkan hal ini, dunia membutuhkan ini untuk terjadi dalam kita. Entah Anda mengetahuinya atau tidak, entah kita menyukainya atau tidak—dalam segala upaya kita terus-menerus mencerminkan pribadi Allah kepada dunia.
~***~
Berhentilah sejenak untuk momen yang berharga, dan arahkanlah hati Anda kepada Yesus. Ingatlah seperti apa Dia, kasihilah Dia. Anda akan diubahkan.
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

