Kamis, 22 Juni 2023
Bacaan : Matius 22 : 36-40
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban. (2 Timotius 1:7)
Tuhan Yesus merangkum nilai keberadaan kita ke dalam dua hal: mengasihi Allah dan mengasihi sesama. Di dalam hati Anda tahu bahwa mengasihi adalah intinya.
Hati adalah titik penghubung, tempat pertemuan antara dua pribadi. Keintiman mendalam yang Anda dambakan bersama Allah dan sesama hanya dapat dialami dari dalam hati.
Orang-orang Kristen telah menghabiskan seluruh hidup mereka menguasai berbagai macam prinsip, melakukan tugas mereka, menjalankan program gereja… tetapi tidak pernah mengenal Allah secara intim, dari hati ke hati. “Aku tidak pernah mengenal kamu!” (Matius 7:23). Mereka menghadiri kelas dan menerima informasi, kemudian memakai informasi tersebut untuk mengubah cara hidup mereka. Tak ada satupun dari hal itu yang akan membawa mereka kepada keintiman dengan Allah.
Apa lagi yang dapat dikatakan, kasus apa yang lebih besar dari ini: untuk menemukan Allah, Anda harus mencari dengan segenap hati. Untuk tetap hadir di hadapan Tuhan, Anda harus tetap hadir di hati Anda. Untuk mendengar suaraNya, Anda harus mendengarkan dengan hati Anda. Untuk mengasihiNya, Anda harus mengasihi dengan segenap hati. Anda hanya bisa menjadi pribadi yang dimaksudkan oleh Tuhan, dan menghidupi kehidupan yang Dia maksudkan bagi Anda, ketika Anda hidup dengan segenap hati.
~***~
Apakah Anda meyakini kebenaran ini? Apakah Anda memberikan ruang dalam hati Anda untuk kehadiran Allah?
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

