Sabtu, 22 Agustus 2020
Bacaan : Mazmur 26
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. (Ibrani 4:12)
Firman Tuhan adalah dasar hidup kita, dan terkadang sebuah dasar harus diuji untuk memastikan kekuatannya. Masa doa 40 hari ini mungkin menjadi waktu pengujian dan pencobaan bagi Anda seperti yang dialami Yesus di padang gurun, atau mungkin masa doa 40 hari itu akan dipenuhi dengan kelimpahan seperti yang dirasakan seorang ibu saat baru saja memiliki bayi. Ingat bahwa dari pembuahan hingga waktu melahirkan butuh waktu 40 minggu.
Terlepas dari arah yang sedang dituju perjalanan Anda, saya bisa menjamin berdasarkan pengalaman pribadi saya bahwa Allah merencanakan yang terbaik bagi Anda, dan dalam Dia. Anda akhirnya akan bersukacita. Saya telah menyisihkan beberapa periode doa 40 hari bersama Allah sejak Dia pertama kali meminta saya melakukan hal itu. Beberapa di antara periode waktu itu merupakan masa pencobaan, tetapi tak ada satu pun pencobaan itu yang berlangsung lebih lama dari 40 hari. Berpegang teguhlah pada komitmen Anda untuk bersekutu dengan Allah selama masa perjanjian itu, dan saya menjamin bahwa Anda akan melihat tanganNya bekerja bagi Anda, dan bagi mereka yang Anda doakan.
Saya mendorong Anda untuk memeriksa hati Anda untuk mendeteksi adanya kemungkinan Anda berdoa dengan motif hati yang salah. Motif hati Anda mengungkapkan diri Anda sesungguhnya. Meskipun Anda bisa menyembunyikan jati diri Anda dari orang di sekeliling Anda, Anda tidak bisa menyembunyikan realitas itu dari Allah yang Mahatahu. Dengan saksama Dia menyelidiki maksud hati Anda saat Anda berdoa. Contohnya, jika Anda mendoakan seorang putra yang terlibat narkoba karena sikapnya yang memalukan Anda, Allah tidak akan mau menjawab doa Anda sebelum hati Anda memilih niat yang benar di hadapanNya. Tanpa pengecualian, prioritas pertama Allah adalah keselamatan putra Anda, bukan membebaskan Anda dari rasa malu.
Motif hati yang salah terkadang bisa sulit dideteksi. Seorang wanita pernah meminta saya berdoa bersamanya bagi keselamatan ibunya. Roh Kudus meminta saya bertanya kepada wanita muda ini alasan dia ingin ibunya diselamatkan. Dia menatap saya dengan terkejut, hampir tidak percaya bahwa saya akan menanyakan hal itu. Karena keterkejutannya dia hampir saya tidak mampu menjawab tetapi akhirnya dia menjawab, “Karena aku tidak ingin dia masuk neraka!” Sekarang bukankah itu terdengar seperti jawaban yang benar? Saya juga berpikiran seperti itu, tetapi Roh Tuhan meminta saya mengatakan kepadanya bahwa motif hatinya salah. Roh Tuhan dengan lembut berkata bahwa segala sesuatu yang dilakukan di dunia dilakukan hanya untuk membawa kemuliaan bagi Allah (1 Kor 10:31). Hal itu juga mencakup keselamatan.
Bagi Yesus, 40 hari di padang gurun membawaNya berhadap-hadapan dengan godaan dan membuka pintu bagiNya untuk memulai pelayananNya di dunia. Bagi Israel, 40 tahun di padang gurun menunjukkan kesetiaan Allah. Bagi Nuh dan keluarganya, 40 hari di dalam bahtera menunjukan kasih karunia Allah yang menyelamatkan mereka, meskipun di tengah penghakiman. Angka 40 dalam Alkitab adalah simbol kuasa Allah yang berkarya dalam hidup kita untuk menjalankan kehendakNya. Saya yakin bahwa memberikan waktu khusus selama 40 hari kepada Allah akan mengundang campur tangan Allah yang penuh kuasa dalam hidup Anda juga.
Selama masa perjanjian ini, firman Allah berfungsi seperti pedang dalam hidup Anda untuk memotong area yang berdosa di hati Anda dan untuk menyingkirkan kesombongan dan dosa. Setelah pembersihan selama 40 hari ini, Anda akan mengalami kuasa penyembuhan hadirat Allah yang menyembuhkan Anda dan memberikan harapan kepada Anda.
DALAM DOA AKAN LEBIH BAIK MEMPUNYAI HATI TANPA KATA-KATA, DARIPADA KATA-KATA TANPA HATI
John Bunyan
From “Give Me 40 Days” by Freeda Bowers

