Senin, 10 April 2023
Bacaan : Efesus 6 : 10-18
dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, (Efesus 6:16)
Tujuan iblis adalah untuk meyakinkan Anda bahwa Anda harus menciptakan kisah Anda sendiri. Kisah yang tidak mengakui adanya luka dalam hati Anda yang terdalam—penolakan dan rasa sakit, rasa malu dan penderitaan, kemarahan dan murka. Sebaliknya, ruang-ruang dalam hati Anda itu menjadi semakin gelap, dan musuh membangun tempat bermain di sana untuk menuduh Anda.
Saya bukan hanya berbicara dengan kiasan ketika mengacu bahwa musuh kita sedang menuduh Anda. Mungkin rasanya hanya seperti Anda berbicara dengan diri sendiri dalam pikiran Anda. Tetapi tipuan musuh berkata: “Aku tidak ada di sini. Ini hanyalah pergumulanmu.” Perasaan ini sangat melemahkan. Bahkan, jauh dalam hati Anda, rasa malu dan penghinaan terhadap diri sendiri terasa seperti serangan singa yang mengaum-aum. Anda menyembunyikan auman singa tersebut karena musuh telah meyakinkan Anda bahwa yang ada hanya Anda.
Ketika musuh terlibat di sini, perasaan yang ditimbulkan oleh kejadian kehidupan sehari-hari rasanya menjadi seperti bensin yang disiramkan ke dalam api. Api itu akan membakar dan menyakiti Anda sekalipun tanpa tambahan bensin, tetapi tambahan bahan bakar akan menghanguskan jiwa Anda dalam neraka rasa malu dan menghina diri sendiri, tetapi juga akan mencela orang-orang yang telah “mengakibatkan” penderitaan Anda tersebut. Sementara itu, musuh yang sesungguhnya yang telah menyebabkan kebakaran itu sedang menyeringai gembira tanpa terlihat di belakang sana.
~***~
Iblis senang menyembunyikan kehadirannya dan berkata: “Aku tidak di sini, hanya ada kamu.” Apakah Anda menjalani hari-hari Anda dengan kesadaran bahwa Anda mempunyai musuh?
From “Restoration Year: A 365-Day Devotional” by John Eldredge

