Tuhan, Ada Sesuatu yang Harus Kuberikan!

Senin, 10 Agustus 2020

Bacaan :  Yakobus 5 : 13-18

“Pada hari ini, jika kamu mendengar suaraNya, janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman” (Ibrani 3:15)

Saat membuka Alkitab, kita melihat bahwa angka 40 disebutkan lebih dari 120 kali. Berikut ini beberapa contohnya :

  • Nuh beserta keluarganya dan semua hewan, saat terjadi hujan deras selama 40 hari (Kej 7)
  • Musa di gunung Sinai menerima perintah Allah selama 40 hari (Kel)
  • Mata-mata Israel memata-matai Tanah Perjanjian selama 40 hari (Bil 13)
  • Tuhan menguatkan Elia selama 40 hari dengan memberinya makan (1 Raj)
  • Yesus digoda iblis di padang gurun setelah 40 hari berpuasa (Mat 4)
  • Yesus menampakkan diriNya kepada para murid selama 40 hari dalam selang waktu antara kebangkitan dan kenaikanNya ke surga (Kis 1)

Allah memperlihatkan kepada saya bahwa “40” adalah angka yang alkitabiah dengan makna yang mendalam. Saat Anda memulai masa doa 40 hari, kunci penting bagi Anda adalah mendoakan orang lain. Saat Anda melakukan hal ini, Tuhan akan memenuhi segala kebutuhan Anda (Ayub 42:10, Yak 5:16).

Selama 40 hari Anda bisa berdoa untuk kebutuhan Anda sendiri, tetapi sangat penting jika Anda tidak lalai mendoakan kebutuhan orang lain. Dengan melakukan hal itu, Anda akan tahu bahwa saat Anda mendoakan orang lain dan menjadi pengantara bagi mereka, Tuhan akan mencurahkan berkatNya atas Anda. Permohonan dan doa jauh lebih penting daripada semua pekerjaan Anda. Jangan berhenti bekerja, tetapi jadikan doa sebagai prioritas. Allah telah dengan begitu indah mengajarkan saya untuk menjadikan saat doa sebagai bagian inti dari aktivitas-aktivitas lainnya, dan bukannya menjadikan doa sebagai bagian sampingan dari agenda pribadi saya.

Doa lebih penting daripada pembukuan atau pengaturan anggaran atau hal-hal lainnya. Tuhan ingin kita berfokus kepadaNya, bukan berfokus pada usaha melayaniNya. Yesus menginginkan kepercayaan kita lebih daripada usaha kita dan ketaatan kita lebih dari pekerjaan kita. Saya membuat keputusan untuk memberikan 40 hari kepada Tuhan dan mengalihkan perhatian saya dari pelayanan dan pekerjaan saya.

Selama masa doa tersebut, Tuhan secara terus-menerus menegaskan jaminanNya bahwa Dia akan memenuhi kebutuhan saya. Satu per satu Dia penuhi kebutuhan tersebut tanpa saya harus berseru dan memohon. Saya tetap menjalankan tugas sehari-hari sambil terus berfokus pada Tuhan selama 40 hari. Saya belajar lebih banyak tentang iman dan ketaatan selama 40 hari tersebut daripada selama perjalanan kekristenan saya sebelumnya. Setiap kali saya berpikir tentang mendoakan diri saya sendiri, Tuhan mengarahkan hati saya agar mendoakan kepentingan orang lain. Saat saya berdoa bagi kepentingan tersebut, Tuhan memenuhi kebutuhan saya.

Pada akhir masa doa selama 40 hari tersebut, hidup saya berubah, bukan oleh apa yang telah saya lakukan, tetapi oleh apa yang telah Tuhan lakukan dalam diri saya. Sebenarnya, saya sadar bahwa masih banyak pekerjaan yang belum terselesaikan setiap hari. Namun Tuhan memenuhi setiap hari dengan kesabaran, peneguhan dan kedamaian, Dia membuat beban saya makin ringan, menyegarkan jiwa dan memperbesar iman saya. Bukankah ini juga yang Anda butuhkan?

Saya percaya jika Anda memberikan periode waktu yang alkitabiah ini bagi Tuhan, Dia akan memenuhi kebutuhan Anda, entah itu kebutuhan yang tidak penting atau yang begitu mendesak sehingga membuat Anda tertekan. Iman Anda akan terus bertumbuh dalam proses tersebut saat hubungan Anda dengan Tuhan semakin intim.

Sediakan waktu sekarang dan dengarkan Allah saat Dia berkata pada roh Anda, “Doa lebih penting, Berikan Aku waktu 40 hari.”

From “Give Me 40 Days” by Freeda Bowers

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top