Terlalu Sibuk

Kamis, 15 Desember 2022

Bacaan : Matius 2 : 1-12

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: “Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.” (Matius 2:1-2)

Bila saya memikirkan tentang orang-orang Majus, saya kagum betapa mereka bersedia kehidupannya diinterupsi untuk menempuh perjalanan mencari bayi Yesus. Mereka ini tentunya adalah pemimpin-pemimpin yang penting di suku dan bangsanya yang pasti memiliki lebih banyak hal penting untuk dilakukan daripada harus melakukan perjalanan yang melelahkan  dan sangat jauh mengikuti sebuah bintang dan mencari seorang bayi. Tetapi itulah yang mereka lakukan. Dan beberapa ahli berpendapat bahwa orang-orang Majus ini telah melakukan perjalanan selama berbulan-bulan, dan mungkin bertahun-tahun, untuk mencari Raja yang baru lahir itu.

Saya merenungkan, betapa sering kita melewatkan undangan Tuhan untuk mengalami Yesus karena kita tidak mau kehidupan sehari-hari dan jadwal normal kita diinterupsi. Terlalu sering kita terlalu sibuk, terutama di masa-masa Natal ini, dan tidak menyadari peluang yang ada di hadapan kita setiap hari. Sebaliknya mungkin kita berpikir, “Ah, aku tidak punya waktu untuk mengundang temanku ke ibadah Natal di gereja kami. Mungkin mereka mau datang, tapi nanti aku harus pergi bersama mereka dan aku akan terlambat datang di acara kantor. Lagi pula, aku harus pergi mengambil hadiah untuk bosku dulu. Pasti tidak akan sempat.”

Tetapi apakah Anda benar-benar mau melewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari apa yang Tuhan sedang kerjakan dalam hidup seseorang?

Interupsi dari Tuhan seringkali adalah undangan untuk melakukan sesuatu yang lebih berarti. Hari ini janganlah lewatkan berkat untuk berpartisipasi dalam rancangan Allah hanya karena Anda terlalu sibuk. Ijinkan Roh Allah menginterupsi rencana Anda dan menyatakan sukacita memberi.

DOA KEKUATAN

Hari-hari ini benar-benar sangat sibuk, ya Tuhan, dan aku telah melewatkan untuk melihat alasan Engkau merendahkan diri dan datang ke dunia. Tolonglah aku untuk tidak mempertahankan agenda pribadiku supaya aku lebih dapat memberkati orang lain dengan kasihMu.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top