Teman yang Sebenarnya

Senin, 17 Oktober 2022

Bacaan : Mazmur 1

Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang. (Amsal 13:20)

Seseorang berkata, “Tunjukkan siapa teman-temanmu dan kamu akan menunjukkan padaku masa depanmu.” Kebenaran yang penting ini datang dari hikmat Alkitab, dan saya yakin Anda telah melihatnya dalam kehidupan Anda juga. Dari pengalaman masa lalu yang sudah pernah saya ceritakan sebelumnya, Anda ingat bahwa teman saya seperti Steven (yang ayahnya menyimpan majalah pria dewasa) dan Stan (kaki tangan saya dalam kegagalan yang berjudul Pencurian Baju Olahraga) tidak memberikan kebaikan bagi saya. Dan percayalah, ada banyak teman lain yang seperti itu, seperti teman-teman dalam organisasi persaudaraan di kampus atau rekan-rekan tim tenis, yang tidak peduli akan hubungan saya dengan Tuhan.

Hari ini, salah satu kekuatiran saya tentang pertemanan terangkum dalam percakapan saya akhir-akhir ini dengan seorang teman di gereja, seorang wanita yang masih usia kuliahan. Ia berkata, “Saya mempunyai lebih dari 700 teman di Facebook, lebih dari 500 orang yang setiap hari melihat foto-foto saya di Instagram, dan hampir 1000 orang yang mengikuti saya di Twitter. Namun tetap saja saya tidak punya teman untuk diajak nongkrong minum kopi atau pergi berbelanja. Seberapa banyak pun orang yang saya kenal secara online, yah, sebenarnya saya sangat kesepian.”

Dari pengalaman saya, ketika saya kesepian, saya akan menjadi lebih rentan terhadap godaan. Sebagai contoh, saya akan lebih mengasihani diri sendiri dan membenarkan diri untuk makan donat dan tidak berolahraga. Tetapi biasanya saya tidak selalu segera menyadarinya sampai itu sudah terlambat. Lagi pula, dengan adanya semua koneksi yang terus-menerus ini, bagaimana saya bisa merasa kesepian?

Tunjukkan kepada saya teman-teman Anda—teman yang sebenarnya, bukan hanya teman virtual—dan Anda akan menunjukkan kepada saya masa depan Anda.

DOA KEKUATAN

Ya Tuhan, terkadang aku merasa kesepian dan menyadari bahwa aku perlu membangun pertemanan yang lebih dalam dengan orang-orang yang mengasihi dan mencari Engkau seperti aku. Hari ini tunjukkanlah kepadaku dengan siapa aku bisa berteman.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top