Sembuh dari Luka

Senin, 14 November 2022

Bacaan : Yesaya 53 : 1-5

Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. (Yesaya 53:5)

Bertahun-tahun yang lalu hanya dibutuhkan pelukan singkat dari Amy atau saya untuk membuat anak-anak kami merasa lebih baik. Untuk luka-luka yang lebih serius, yang biasanya berarti melibatkan darah dari lutut yang lecet atau jari yang teriris, kami harus membawa plester dan mendoakan mereka. Dalam satu atau dua hari, luka mereka biasanya akan sembuh dan kami tidak perlu kuatir akan mereka lagi sampai peristiwa berikutnya di mana mungkin mereka jatuh, mengalami kecelakaan sepeda, atau terlibat perkelahian di taman bermain.

Namun, sebagai pendeta yang melayani orang-orang dewasa, saya menyadari bahwa kita semua membawa luka kronis dan bekas luka dari cedera atau peristiwa yang lebih kompleks. Yang seperti ini tidak bisa sembuh dalam semalam. Luka di dalam jiwa ini tinggal bersama kita, memperlambat kita, dan kadang-kadang mewarnai keputusan-keputusan yang kita buat. Kata-kata kasar dari orang tua, pengkhianatan dari seseorang yang kita percayai, kekecewaan mendalam dalam pernikahan kita—hal-hal ini cenderung tetap tinggal dan membutuhkan kuasa kesembuhan Allah untuk menolong kita mengampuni mereka yang mengecewakan kita dan terus melangkah.

Tetapi kita bisa disembuhkan. Yesus pun tahu apa artinya memikul rasa sakit fisik sekaligus emosional dan mental yang berasal dari penderitaan atau perlakuan orang lain. Kristus yang hidup tanpa dosa, memilih untuk menanggung beban dosa kita melalui kematianNya yang mengerikan di kayu salib.

Bulan ini kita akan belajar mengenai menyembuhkan luka, ketakutan, keraguan dan kekuatiran kita, semua tantangan, besar dan kecil, yang seringkali menghalangi iman kita. Hari ini mintalah Tuhan untuk menyembuhkan semua rasa sakit yang masih tinggal dari masa lalu Anda.

DOA KEKUATAN

Terima kasih Tuhan Yesus, karena Engkau telah menanggung dosaku di kayu salib sehingga aku dapat disembuhkan dari luka-lukaku dan memiliki hidup yang kekal.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top