Realita atau Dusta

Kamis, 31 Maret 2022

Bacaan : 1 Samuel 16 : 4-13

Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.” (1 Samuel 16:7)

Orang-orang cenderung hanya menampilkan sisi terbaik mereka di media sosial. Mereka menilai dan mencoba mengontrol apa yang diunggah, siapa yang melihat, dan bagaimana orang akan meresponnya. Seringkali, mereka berharap orang lain akan berpikir bahwa mereka adalah versi diri mereka yang paling keren, paling pintar, paling menarik, dan paling sukses.

Jarang sekali foto profil kita menunjukkan diri kita yang sebenarnya. Komen-komen dan caption jarang sekali mengekspresikan apa yang sesungguhnya ada di dalam. Bukankah menarik kalau ada aplikasi yang membuat orang bisa tahu apa yang sebenarnya Anda pikirkan, bukan hanya apa yang Anda unggah secara daring?

Kalau orang-orang di sekeliling Anda bisa melihat apa yang ada dalam hati Anda saat ini, apakah yang akan mereka lihat? Apakah mereka akan terkejut melihatnya? Apakah Anda sendiri yang akan terkejut melihat apa yang ada di dalam sana?

Kebanyakan kita menyembunyikan masalah kita dan menyamarkan kekecewaan kita, berusaha selalu tampil menyenangkan dan profesional. Ketika seseorang bertanya bagaimana kabar kita di pekerjaan, kita menjawab, “Oh, baik saja. Kamu bagaimana?” Jarang sekali kita bisa jujur kepada sebagian besar orang yang kita temui sepanjang hari.

Tetapi kita tidak bisa membohongi Tuhan. Seindah apapun foto profil kita, Ia tahu apa yang sebenarnya ada dalam diri kita, yang baik maupun yang buruk. Tetapi kabar terbaik ialah melalui kuasa Kristus, kita tidak perlu membohongi siapapun lagi. Kita bebas untuk tampil sebagaimana adanya, untuk menanggalkan topeng kita, dan untuk membagikan kebenaran dan kasih Bapa kita kepada setiap orang di sekitar kita.

DOA KEKUATAN

Ya Tuhan, hari ini biarlah orang boleh melihat Engkau di dalam aku. Tolonglah aku untuk hidup dengan integritas dan menunjukkan sikap kasih yang tulus, kebaikan dan kelemahlembutan yang sebenarnya.

From “Daily Power: 365 Days of Fuel for Your Soul” by Craig Groeschel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top