Permainan Dimulai

Selasa, 4 Agustus 2020

Bacaan :  2 Timotius 4 : 1-8

Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. (Roma 12:11)

Karena Anda sedang membaca hari terakhir dalam studi kita tentang menjalani gaya hidup 1 bulan untuk dijalani, Anda tahu bahwa waktu Anda belum selesai. Jika Allah berkenan, Anda akan hidup berbulan-bulan, bertahun-tahun, atau puluhan tahun lagi, dan menikmati hidup sepenuhnya, dan selama-lamanya berubah saat Anda menerima fakta seperti apa diri Anda sesuai kehendak Allah dan Anda bergairah untuk mencapai penggenapannya.

Jika diringkas dalam satu kalimat, pesan inti renungan 1 bulan ini adalah menyalakan dan memulihkan semangat dalam hidup Anda. Jika hidup Anda hanya tinggal satu bulan, Anda pasti ingin menikmati setiap momen sebagai kado yang berharga. Dan Anda pasti inign membuat setiap detik berarti untuk mencapai sesuatu yang bermakna dan kekal, sesuatu yang menggenapi tujuan Anda di dunia ini. Bahan bakar untuk menjaga gaya hidup satu bulan untuk dijalani selama waktu yang panjang adalah gairah.

Tak ada sesuatu yang besar terjadi tanpa gairah. Allah menghendaki kita hidup dengan penuh gairah (Mrk 12:30). Kita diciptakan dengan kapasitas untuk memiliki semangat karena Allah kita adalah Allah yang penuh semangat; dan kita diciptakan sesuai gambarNya.

Untuk menjaga gairah kita tetap hidup dan berkobar, kita harus memastikan untuk memasukkan 4 unsur utamanya. Yang pertama adalah yang terpenting—kasih. Kasih adalah fondasi untuk kehidupan yang bergairah dan penuh tujuan. Bahan bakar yang menyalakan gairah dalam hubungan pernikahan; yang menyalakan produktivitas di tempat kerja; yang membuat kita tetap bertumbuh dalam hubungan dengan Allah—adalah kasih, bukan kewajiban atau ketaatan legal. Jika Anda ingin menyalakan kembali gairah Anda, berfokuslah pada kasih Allah kepada Anda.

Unsur penting berikutnya adalah integritas. Integritas memadukan apa yang kita katakan kita percayai dengan cara hidup kita. Tidak ada sesuatu yang mengikis gairah kita lebih dari ketika kita berkata kita percaya sesuatu, tetapi tidak melakukannya. Jika Anda ingin hidup penuh semangat, Anda harus menjalani hidup yang selaras bertindak sesuai dengan apa yang Anda percayai sebagai hal yang benar.

Unsur penting lainnya adalah pengampunan. Tidak ada sesuatu pun yang mengeringkan gairah lebih cepat daripada konflik yang tidak diselesaikan. Kebencian adalah pembunuh gairah terbesar. Itulah sebabnya Allah berfirman agar kita belajar mengampuni orang lain. Jika kita menyimpan kebencian, kepahitan dan sakit hati, hal itu akan menggerogoti hidup kita. Akhirnya, kita membutuhkan antusiasme untuk menjaga gairah kita dalam hidup. Secara harfiah kata itu berarti “Allah di dalam.” Jika Anda ingin menjalani hidup setiap hari seolah-olah itu adalah hari terakhir Anda, Anda harus berfokus pada hubungan Anda dengan Allah.

Kasih. Integritas. Pengampunan. Antusiasme. Kehidupan. Kehidupan yang penuh gairah, kehidupan yang diberikan kepada kita untuk kita jalani. Ini adalah tentang menjalani hidup dengan semangat, mengasihi sepenuhnya, belajar dengan rendah hati, dan meninggalkan warisan yang memiliki dampak yang kekal. Jika hidup Anda hanya tinggal 1 bulan, bukankah kehidupan semacam itu yang ingin Anda jalani? Sebab Anda ingin memanfaatkan setiap detik hidup Anda untuk semua hal yang berharga, menikmati hidup yang berlimpah yang dijanjikan Allah kepada kita.

Salah satu rahasia hidup adalah bahwa tak seorang pun yang tahu kapan kita akan mati. Namun fakta menunjukkan bahwa kita semua akan mati. Jika kita bersedia menerima hal ini dan mempercayai Allah dengan tahap terakhir waktu kita di bumi, kita bisa berfokus pada cara mengisi garis penghubung antara saat kita dilahirkan dan saat kita akan mati. Kita bisa membuatnya menjadi petualangan penemuan yang luar biasa, penuh sukacita, kepuasan, dan tujuan. Kita bisa hidup.

PENERAPAN:

1. Sesegera mungkin rencanakan 1 hari di mana Anda bisa pergi menyendiri untuk meninjau dan merenungkan pengalaman Anda dengan renungan selama 1 bulan ini. Buatlah itu hari evaluasi satu bulan untuk dijalani. Periksalah jawaban, pemikiran, dan perasaan yang Anda alami saat membaca renungan ini. Apa yang memberi dampak terbesar pada Anda selama bulan ini? Mengapa? Bagaimana pembacaan renungan ini dan penerapannya mengubah hidup Anda?

2. Bersekutulah dengan paling sedikit seorang teman untuk minum kopi atau makan siang, dan bagikan pengalaman Anda bulan lalu. Bertanyalah apa yang akan mereka lakukan jika mereka tahu hidup mereka hanya tinggal 1 bulan.

From “One Month to Live” by Kerry and Chris Shook

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top