Rabu, 27 Januari 2021
Bacaan : Roma 5 : 1-11
Dan lebih dari itu, kita pun gembira di dalam penderitaan, sebab kita tahu bahwa penderitaan membuat orang menjadi tekun, dan ketekunan akan membuat orang tahan uji; inilah yang menimbulkan pengharapan. Harapan yang seperti ini tidak akan mengecewakan kita, sebab hati kita sudah diisi oleh Allah dengan kasih-Nya. Allah melakukan itu dengan perantaraan Roh-Nya, yang sudah diberikan kepada kita. (Roma 5:3-5—BIMK)
Saya ini orangnya gampang menyerah. Terlalu mudah bagi saya untuk meninggalkan sesuatu yang terasa berat bagi saya, entah itu kelas olahraga, hubungan pertemanan, atau program diet. Namun ketika saya dewasa, saya belajar bahwa keberanian dibangun ketika saya bertekun.
Dengarkan. Saya sering sekali ingin berhenti dari jalur karir ini. Benar-benar sering. Rasanya berat dan kesepian dan frustrasi (tapi ada hal-hal baiknya juga—jangan salah ya!) Tetapi saya bertahan karena saya melihat cahaya di kaki saya yang memberitahu saya untuk terus melangkah dan menulis.
Joy Williams menulis lagu yang berjudul “Golden Thread” (Benang Emas), dan ketika hal-hal sepertinya meregangkan saya sampai menipis, saya menyanyikan lagu itu seperti tak peduli orang lain. Lagu itu mengingatkan saya bahwa ketika rasanya saya hanya bergantung pada seutas benang dan segala sesuatu seperti terurai dan gampang terputus tetapi saya masih bisa bertahan, pastilah benang itu terbuat dari emas. Dan saya dapat berpegang padanya.
Ketekunan membangun karakter.
Hal-hal bisa jadi mengikat kita. Apakah Anda terlibat dalam hubungan yang merusak? Saya tidak mengatakan bahwa Anda harus bertahan dan bertekun. Anda sedang berjuang menjadi artis di ibukota dan Anda benar-benar kehabisan uang? Saya tidak mengatakan bahwa Anda harus bertahan dan bertekun.
Jika Anda lelah berjuang untuk sebuah doa yang sepertinya tidak pernah terjawab? Bertahanlah. Bertekunlah. Karena ketekunan membangun karakter. Dan Allah selalu menjawab doa.
Jika Anda ingin menyerah dari pernikahan dengan seorang pria yang baik karena ternyata jadinya berbeda dengan apa yang Anda bayangkan sebelumnya? Bertahanlah. Bertekunlah. (Carilah konseling, tetapi bertekunlah).
Jika Anda mendaftar kuliah untuk jurusan impian Anda tetapi Anda belum mendapat jawabannya? Bertahanlah. Bertekunlah.
Saya menuliskan kata ini di tempat yang selalu dapat saya lihat. Bertekun. Itu mengingatkan saya tentang siapa diri saya dan bagaimana saya ingin hidup.
Orang-orang yang berani tidak menyerah. Orang-orang yang berani tidak berhenti. Orang-orang yang berani menyadari bahwa kita bersukacita dalam penderitaan kita karena hal itu menimbulkan ketekunan, dan ketekunan menghasilkan karakter, dan pada akhirnya, ia membawa kita kepada pengharapan di dalam Yesus. Pengharapan itu layak diperjuangkan.
JADILAH BERANI: Ketekunan seperti apakah yang perlu Anda lakukan hari ini?
From “100 Days to Brave” by Annie F. Downs

